Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Bukan Dokter, Ketua PWI Kaltim Kenalkan Program Spesialisasi Tapi untuk Wartawan
    Kaltim

    Bukan Dokter, Ketua PWI Kaltim Kenalkan Program Spesialisasi Tapi untuk Wartawan

    Adit MustafaBy Adit MustafaApril 30, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua PWI Kaltim 2024-2029 Abdurrahman Amin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Program spesialisasi wartawan yang sebelumnya telah disebutkan dalam Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang digelar di Banjarmasin, kembali menjadi sorotan, terutama dengan pengantar dari Ketua Dewan Pers saat itu Muhammad Nuh.

    Konsep ini diperkenalkan kembali oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur Abdurrahman Amin dalam salah satu program kerjanya sebagai langkah positif untuk meningkatkan kualitas jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

    “Saya kira program itu menarik. Jadi bagaimana kita mengidentifikasi fashion masing-masing wartawan sesuai dengan kecenderungan dia serta keinginannya apa,” ungkapnya Senin (29/4/2024).

    Pria yang akrab dipanggil Rahman itu menjelaskan bahwa program spesialisasi wartawan ini akan diarahkan untuk meningkatkan keahlian dan kedalaman pengetahuan wartawan dalam berbagai bidang yang menjadi fokus liputan.

    “Dengan program ini, kami berharap wartawan tidak hanya menghasilkan informasi, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam serta jawaban terhadap isu-isu yang diangkat,” terang Rahman.

    Lebih lanjut, Rahman memaparkan program ini ditujukan baik untuk wartawan muda maupun yang sudah berpengalaman. Perbedaan di antara mereka tidak lagi dilihat dari senioritas, melainkan dari kualitas karya yang dihasilkan.

    “Kalau di wartawan itu semuanya tidak ada perbedaan antara senior dan junior yang membedakan itu adalah karyanya,” tuturnya.

    “Jadi yang junior kalau karyanya lebih besar, lebih bagus, lebih mendobrak, akan jauh lebih kita hargai dibandingkan senior tapi stuck. Senior tapi hanya labelnya saja wartawan tapi sudah tidak pernah menulis lagi,” sambung Rahman.

    Ia menjelaskan apa tujuan utama dari program ini adalah untuk memfasilitasi wartawan agar dapat mengidentifikasi dan mengembangkan minat serta kecenderungan mereka dalam berbagai bidang.

    “Kami ingin mendorong para wartawan untuk menemukan minat dan bakatnya masing-masing. Apakah itu dalam bidang olahraga, hukum, politik atau kesehatan,” tambahnya.

    Salah satu tujuan utama dari program spesialisasi wartawan adalah untuk menghindari penyebaran informasi yang kurang akurat, terutama dalam kasus-kasus sensitif seperti pandemi Covid-19.

    Kemampuan wartawan untuk menyajikan informasi kesehatan secara akurat dan mendalam menjadi sangat penting dalam masa krisis.

    “Dengan adanya wartawan spesialis, setiap tulisan yang dihasilkan diharapkan memiliki kedalaman pengetahuan dan keakuratan yang lebih tinggi, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam pemberitaan,” jelas pria yang sudah 17 tahun di dunia jurnalistik itu.

    Rahman menyebutkan bahwa program spesialisasi wartawan ini berbeda dengan program uji kompetensi wartawan (UKW) yang lebih bersifat pusat.

    “Itu berbeda dengan program UKW, kalau program UKW itu program pusat, program pusat yang kemudian ada kurikulumnya, ada rambu-rambunya sendiri,” jelasnya.

    Program ini lebih menitikberatkan pada kecenderungan dan minat wartawan di tingkat daerah, dengan memberikan pembekalan yang sesuai dengan fokus liputan masing-masing.

    Sebagai upaya memajukan profesi jurnalis, program spesialisasi wartawan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pemberitaan dan kepercayaan masyarakat terhadap media.

    Abdurrahman Amin HPN 2020 PWI Kaltim UKW
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Ratu ArifanzaAgustus 20, 2026

    Di antara wilayah Kecamatan Muara Komam, Desa Prayon hadir sebagai salah satu desa dengan wilayah…

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,287 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.