Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Budidaya Maggot Jadi Peluang Besar Bisnis
    Nasional

    Budidaya Maggot Jadi Peluang Besar Bisnis

    SeliBy SeliOktober 3, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – PT Berkah Salama Jaya (BSJ) bekerja sama dengan Universitas Mulawarman lakukan proyek budidaya maggot yang berlokasi di Jalan Widya Gama Dusun Bhakti Luhur RT 2 Desa Tani Bhakti Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Kepala Laboratorium Psikologi Hewan, Jurusan Biologi Fakultas MIPA, Unmul Prof Rudy menjelaskan budidaya maggot memiliki peluang besar dalam dunia bisnis lantaran biaya yang dikeluarkan sedikit.

    Tidak hanya soal biaya yang relatif murah, maggot miliki kadar protein yang sangat tinggi sehingga bisa dikonsumsi oleh manusia dan hewan.

    “Tidak hanya itu, maggot juga punya anti bakteri yang dapat membunuh kuman atau bakteri jahat,” kata Rudy saat menjelaskan kepada karyawan PT BSJ dan mahasiswa Universitas Mulawarman, Senin (3/10/2022).

    Karena miliki kadar protein tinggi dan anti bakteri, Universitas Mulawarman berhasil mengeluarkan produk hasil budidaya maggot, berupa sabun cuci tangan, minyak maggot, pakan dan maggot kering yang baik untuk di konsumsi.

    “Maggot kering bisa untuk makanan ikan koi, bisa untuk pakan ayam. Sementara kotoran maggot bisa untuk pupuk,” tuturnya.

    Ia mengatakan, memelihara dan memegang maggot sama halnya dengan kita memegang uang atau berbisnis yang mampu mendongkrak ekonomi pembudidaya maggot.

    “Ini (rumah budidaya maggot) sebagai rumah contoh bagi masyarakat yang ingin menekuni program budidaya maggot,” tuturnya.

    Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pakan makan maggot berasal limbah atau bahan yang terbuang khususnya bahan dari organik. Salah satunya kotoran sapi serta dedak dan beberapa campuran lainnya.

    “Untuk makan maggot, kotoran sapi dan dedak. Yakni satu kilogram kotoran sapi dengan satu kilogram dedak yang kemudian dicampur dengan 4 sendok gula, 1 bungkus Masako, 1 botol minum Yakult serta 1 liter air bersih,” ujarnya.

    Dirinya pun berharap dengan adanya rumah contoh masyarakat sekitar dapat langsung melihat proses budidaya maggot, sebab tidak hanya untuk beberapa manfaat budidaya maggot bisa membantu pengelolaan limbah seperti limbah rumah tangga.

    Sementara itu, Ketua Kelompok Kemitraan PT BSJ, Suwarno mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung program yang menguntungkan masyarakat.

    “Ini kan murah karena yang digunakan itu kotoran hewan yang difermentasi untuk tumbuh kembang maggot, apa lagi di sini punya kandang ternak,” ungkapnya.

    Dalam program tersebut, ia menjelaskan akan melibatkan masyarakat Desa Tani Bakti terkait pengembangan maggot.

    “Nanti kami libatkan masyarakat desa sesuai permintaan Profesor Rudy kemarin, untuk bisa menumbuhkan kembangkan budaya maggot,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.