Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Bontang Optimis Turunkan Angka Stunting Hingga 14 Persen Pada 2024
    Diskominfo Bontang

    Bontang Optimis Turunkan Angka Stunting Hingga 14 Persen Pada 2024

    SeliBy SeliAgustus 23, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wakil Wali Kota Bontang Najirah saat diwawancarai awak media usai Rakornas di Command Center, Diskominfo Bontang, Senin (23/8/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berkomitmen akan menurunkan angka kasus stunting yang saat ini mencapai 1.099 orang atau 19,52 persen.

    “Kami selaku pemerintah berkomitmen menurunkan angka stunting melalui PKK atau dasa wisma tingkat RT dengan memberikan pendidikan kepada masyarakat terkait pemberian gizi pada balita,” kata Wakil Wali Kota Bontang Najirah kepada awak media usai Rakornas di Command Center, Diskominfo Bontang, Senin (23/8/2021).

    Menurutnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan target angka stunting di Indonesia menurun hingga minimal 14 persen pada tahun 2024 nanti.

    Guna mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting, maka perlu kerjasama dengan lembaga dan OPD terkait untuk melakukan edukasi atau penyuluhan kepada masyarakat terkait pencegahan stunting.

    “Kita mungkin akan menggandeng pihak ketiga untuk memberikan asupan gizi tambahan kepada ibu hamil atau menyusui,” ucapnya.

    Najirah mengemukakan, Kota Bontang mengalami penurunan angka stunting yaitu pada tahun 2017 angka stunting mencapai 34 persen. Kemudian pada tahun 2021 per Juni menjadi  19,52 persen.

    “Angka stunting balita kita mencapai 1.099 orang dengan jumlah keseluruhan balita sebanyak 15.911 orang,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Bahauddin menambahkan angka stunting balita tertinggi di Kota Bontang ada di Kelurahan Loktuan.

    “Jumlahnya mencapai 198 orang dari total 1.915 orang,” ucapnya.

    Dia menjelaskan adanya pengaruh penurunan angka stunting kurang lebih 15 persen dari tahun 2017 hingga 2021 dikarenakan ada faktor sensitif dan spesifik.

    Lanjut Bahaudin faktor spesifik itu dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, sedangkan faktor sensitif dipengaruhi oleh ekonomi keluarga.

    “Stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya. Stunting dapat mempengaruhi kecerdasan dan tumbuh kembang anak,” jelas Bahauddin.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Perluas Akses Internet, Diskominfo Bontang Tambah 50 Titik Wi-Fi Gratis

    Oktober 31, 2024

    Daripada ke Media Sosial, Warga Bontang Kini Bisa Lapor ke SP4N-LAPOR!

    September 11, 2024

    BLT Dampak Kenaikan BBM, Basri Rase Yakini Bantuan Tepat Sasaran

    September 7, 2022

    Basri Rase Pesan, Masyarakat Bontang Tumbuhkan Sifat Gotong Royong

    Agustus 17, 2022

    Gelar Operasi Ketupat Mahakam 2022, Polres Siapkan 4 Posko Pengamanan Mudik

    April 22, 2022

    Wacana Alih Fungsi Rumah Sakit Tipe D, Tunggu Restu Kejari

    April 20, 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.