Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda
    Pemerintah

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    IraBy IraSeptember 8, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Pelaksana BPBD Samarinda, Suwarso (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan satu unit helikopter untuk melakukan waterbombing sebagai upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Samarinda, Kalimantan Timur (Katim).

    Helikopter tersebut telah tiba di Bandara APT Pranoto dan dijadwalkan mulai beroperasi pada Rabu, 9 September 2026.

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda Suwarso mengatakan, pihaknya telah menerima informasi langsung dari BNPB terkait kedatangan helikopter untuk mendukung penanganan Karhutla di wilayah Samarinda.

    “Bahwa saat ini helikopter sudah sampai di APT Pranoto,” kata Suwarso.

    Menurutnya, pelaksanaan waterbombing diharapkan dapat dimulai pada Rabu. Namun, teknis operasi masih akan dibahas dalam rapat bersama BNPB.

    “Sementara yang saya lihat di Bandara APT Pranoto satu unit,” ujarnya.

    Suwarso mengatakan BNPB juga telah meminta data titik-titik kebakaran di Samarinda sebagai bahan untuk menentukan penanganan. Data tersebut telah disampaikan BPBD dalam bentuk grafik dan infografis.

    “Dari BNPB sudah minta data-data kebakaran di Samarinda. Sudah disampaikan secara grafik maupun infografis,” katanya.

    Berdasarkan data terakhir BPBD Samarinda, tercatat sekitar 176 kejadian kebakaran lahan di wilayah tersebut. Dari seluruh kejadian itu, kebakaran di kawasan Betapus, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara menjadi yang terbesar dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 20,5 hektare.

    “Sekitar 176, data terakhir itu ya. 176 kejadian dan yang terbesar di sini. Dulu sempat terbesar itu di daerah Bantuas, kurang lebih 10 hektare. Tapi ini ternyata di sini Betapus ada 20,5 hektare,” jelas Suwarso.

    Selain kawasan permukiman dan lahan semak, BPBD berharap waterbombing juga dapat diarahkan ke kawasan pertanian apabila secara teknis memungkinkan.

    Menurut Suwarso, penanganan di lahan pertanian dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi tanah dan mengembalikan fungsi sawah yang terdampak kekeringan maupun kebakaran.

    “Kalau memungkinkan lahan pertanian bisa ikut dilakukan waterbombing, itu juga akan mempercepat proses pengembalian fungsi sawah, bisa hidup tanah-tanah kembali. Sehingga petani juga bisa ikut merasakan manfaat dari waterbombing,” ujarnya.

    Di sisi lain, BPBD Samarinda juga telah berkomunikasi dengan BNPB terkait kemungkinan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mengatasi kondisi kering yang meningkatkan risiko kebakaran.

    Namun, Suwarso mengatakan OMC belum dapat dilakukan karena belum terdapat potensi awan yang cukup untuk disemai menjadi hujan.

    “Saya juga sudah komunikasi langsung dengan Kepala BNPB. Beliau menyampaikan bahwa hasil dari BMKG Pusat, belum ada potensi awan, pembentukan awan yang berpotensi menjadi hujan,” katanya.

    Menurutnya, kondisi tersebut membuat waterbombing menjadi langkah awal yang dipilih BNPB untuk membantu penanganan kebakaran.

    “Belum ada awan yang potensi besar untuk disemai menjadi hujan. Jadi langkah pertama yang dilakukan oleh BNPB adalah melalui waterbombing,” pungkasnya.

     

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD Samarinda Helikopter Waterbombing Suwarso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Posko Siaga Darurat Kaltim Dioptimalkan, Respons Karhutla Dipacu Lebih Cepat

    September 7, 2026

    Pemprov Kaltim Perketat Aturan Karhutla, Celah Pembakaran Jadi Perhatian

    September 6, 2026

    FIFA Kucurkan USD 5,4 Juta, PSSI Bangun Pusat Pelatihan Nasional di IKN

    September 6, 2026

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terdeteksi, Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang

    September 6, 2026

    Soal Pajak hingga Penyalahgunaan Dana, DPD RI Siap Libatkan BPK

    September 5, 2026

    Dashboard Digital Proyek Samarinda Bakal Tampilkan Deviasi hingga Mutu Pekerjaan

    September 5, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    IraSeptember 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keterlambatan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS)…

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,328 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.