Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    Juli 17, 2026

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lainnya»Biadab! Oknum Ayah di NTT Tega Bantai Istri dan Anak Kandungnya dengan Parang
    Lainnya

    Biadab! Oknum Ayah di NTT Tega Bantai Istri dan Anak Kandungnya dengan Parang

    VinsensiusBy VinsensiusMaret 5, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, TTS– Seorang ayah berinisial YT yang bermukim di Desa Skinu, Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tega menghabisi nyawa kedua anaknya.

    Dari keterangan tertulis yang diterima Insitekaltim, Rabu 5 Maret 2025, Kapolres TTS AKBP Sigit Harimbawan melalui Kasat Reskrim Iptu Joel Ndolu menuturkan insiden berdarah itu terjadi pada Senin, 3 Maret 2025 pagi.

    Kala itu, pelaku YT dan istrinya (LB) serta kedua anak perempuan ST dan DT pergi ke kebun untuk menjaga tanaman jagung dari hama monyet.

    Sekira pukul 11.30 Wita, LB mengajak pelaku ST dan DT untuk mencari udang di Kali Noeponof, Desa Skinu, Kecamatan Toianas. Saat tengah asyik mencari udang, korban LB kembali mengajak pelaku dan kedua anaknya untuk mencari udang agak ke arah atas di tempat yang bernama Poli.

    Mendengar ajakan itu dengan spontan pelaku YT seketika mengajukan pertanyaan monohok kepada LB yang notabene merupakan istrinya.

    “Kamu ajak saya mencari udang di Kali Poli supaya saya mati kamu kawin lagi?” tanya pelaku YT.

    Sejurus kemudian entah apa yang dipikirkan pelaku, tiba-tiba pelaku mengambil sebuah batu dan melempari istrinya LB. Korban LB pun berteriak agar ST dan DT melarikan diri.

    “Apesnya, pelaku mengejar DT dan memotong dengan parang berulang-ulang kali,” kata Iptu Joel Ndolu.

    Tak cukup sampai di situ pelaku yang kala itu gelap mata kemudian mengejar lagi korban ST.

    “Dan, memotong berulang-ulang kali dengan menggunakan parang,” bebernya.

    Iptu Joel Ndolu menambahkan sedangkan LB berlari ke arah kampung dan berteriak minta tolong sehingga datang NK.

    NK, kata dia, yang saat itu bermaksud menolong LB juga dipotong pelaku YT dengan menggunakan parang di tangannya.

    Akibat kejadian itu anak kandung pelaku berinisial ST dan DT meninggal dunia. Sementara NK mengalami luka berat dan saat ini sedang menjalani perawatan di Puskesmas Toianas.

    Menurut Iptu Joel Ndolu pelaku YT bakal dikenakan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

    Bantai NTT Pembunuhan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Elementor #81471

    Juli 2, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026

    Sekber Tiga Organisasi Media Resmi Terbentuk, Siap Kawal Kebijakan dan Cegah Pemimpin Terseret Hukum

    Mei 1, 2026

    Menelisik Makna Self-Healing Lewat Buku What’s So Wrong About Your Self Healing

    Februari 22, 2026

    GONG XI HAPPY: Lagu Baru Raih Sorotan di Tengah Gelombang Keceriaan Imlek

    Februari 16, 2026

    Pemprov Kaltim Izinkan Tongkang Melintas di Sungai Mahakam dengan Pengawalan Eskort

    Januari 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    R’syaJuli 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan kendala pengelolaan anggaran maupun persoalan administratif tidak…

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026

    Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Duel Dominasi La Roja Kontra Mental Juara Albiceleste

    Juli 17, 2026

    Anggaran Logistik Dinsos Samarinda Untuk Penanggulangan Bencana Tetap Aman

    Juli 17, 2026
    1 2 3 … 3,221 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.