Insitekaltim, Samarinda – Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda dilakukan melalui sistem manajemen talenta berbasis Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang menempatkan hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik dalam kelompok box 9 (Top Talent) sebagai kandidat.
Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Samarinda Maradona Abdullah menjelaskan, sistem tersebut secara otomatis menyaring kandidat berdasarkan berbagai indikator, mulai dari kompetensi, kinerja, pendidikan, hingga pengalaman jabatan.
“Melalui sistem itu semua sudah terukur. Kompetensi, kinerja, jenjang pendidikan, hingga pengalaman jabatan sudah terangkum. Jadi kita tidak bisa mencampuri karena semuanya berbasis sistem dari BKN,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.
Ia menegaskan ASN yang masuk dalam box 9 merupakan kelompok rencana suksesi yakni pegawai dengan kualifikasi terbaik yang dipersiapkan untuk mengisi jabatan strategis, termasuk posisi Sekda.
“Yang kami undang hanya dari kelompok box 9, karena mereka adalah ASN terbaik yang diproyeksikan untuk mengisi jabatan Sekda,” jelasnya.
Dalam prosesnya sistem akan menyaring sejumlah kandidat terbaik, yang kemudian melalui tahap kalibrasi untuk mengerucutkan pilihan menjadi tiga besar. Selanjutnya keputusan akhir berada di tangan kepala daerah.
“Dari lima besar dikalibrasi menjadi tiga besar. Nanti tiga nama itu yang menjadi bahan pertimbangan wali kota untuk memilih yang terbaik,” tambahnya.
Maradona juga menjelaskan, proses asesmen kompetensi ASN dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pemetaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah.
“Asesmen itu sudah dilakukan lebih dulu bahkan sebelum manajemen talenta berjalan. Semua pegawai, dari staf hingga pejabat struktural, mengikuti tes kompetensi,” ungkapnya.
Tes tersebut lanjutnya, memiliki mekanisme yang mirip dengan seleksi ASN dengan durasi pelaksanaan sekitar satu hari. Hasil asesmen kemudian diperbarui secara berkala, umumnya setiap dua tahun.
“Jadi ini bukan mendadak karena ada jabatan kosong. Pemetaan sudah dilakukan sebelumnya melalui asesmen kompetensi,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan, pengumuman seleksi Sekda telah dipublikasikan melalui laman resmi BKPSDM Samarinda sejak awal Maret 2026.
Dengan sistem berbasis merit tersebut diharapkan proses seleksi pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda dapat berlangsung objektif, transparan, dan menghasilkan pemimpin birokrasi yang kompeten.

