Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    Juni 21, 2026

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Belajar dari Banjir Mahulu, Akmal Sebut Early Warning System Perlu Dioptimalkan
    Diskominfo Kaltim

    Belajar dari Banjir Mahulu, Akmal Sebut Early Warning System Perlu Dioptimalkan

    SukriBy SukriMei 18, 2024Updated:Mei 20, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Balikpapan – Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik mengungkapkan urgensi optimalisasi early warning system diperlukan Kaltim saat ini.

    “Hasil diskusi kami, perlu mengoptimalkan early warning system,” kata Akmal usai mengunjungi Kabupaten Mahakam Ulu di VVIP Room Pemprov Kaltim Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Sabtu (18/5/2024).

    Ia menjelaskan setelah melihat di lapangan, satu hal yang menjadi perhatian dan dikhawatirkan saat ini, meskipun air sudah mulai surut di kawasan Mahakam Ulu. Tetapi tampaknya di Kutai Barat sudah mulai banjir dan biasanya bisa bertahan lama, setelah itu berlanjut ke Kutai Kartanegara dan selanjutnya ke Samarinda.

    Maka dari itu, upaya pencegahan merupakan langkah yang perlu diperhitungkan sejak saat ini.

    Saat ini, kondisi pemerintahan tidak berjalan stabil, karena beberapa infrastruktur dasar seperti listrik mati dan air bersih juga sangat sulit, karena memang terendam oleh air. Kemudian ada 10 unit SMP, 24 unit SD dan 42 unit TK yang terendam dan tidak bisa beroperasi, sementara dalam waktu dekat akan diadakan ujian.

    “Kemudian ada tiga kecamatan yang belum tersentuh bantuan sama sekali,”
    tambah Akmal.

    Polda Kaltim akan segera bergerak memberikan bantuan menggunakan helikopter. Karena tidak bisa menggunakan jalur darat dan jalur sungai dengan jeram yang besar.

    “Jadi kami berkolaborasi. Mohon dukungan dari BNPB juga,” jelas Akmal Malik.

    Akmal mengungkapkan bahwa kenaikan air Sungai Mahakam tidak terlalu signifikan, namun yang paling signifikan naiknya adalah Sungai Boh yang dari Malaysia dan Kaltara. Ini yang tidak diduga-duga oleh masyarakat sehingga mereka tidak siap, karena menurut masyarakat kenaikan debit air Sungai Mahakam biasanya tidak sebesar itu.

    Kunjungan tersebut dilakukan menggunakan helikopter, didampingi Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto.

    Kapolda Kaltim Irjen Polisi Nanang Avianto mengatakan sampai saat ini anggota Polres Mahakam Ulu sudah bekerja dan juga sudah menambahkan dari Brimob, serta Polres Kutai Barat sudah merapat.

    Akmal Malik BNPB optimalisasi early warning system
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sukri

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    R’syaJuni 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan gerakan menanam mangrove…

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026
    1 2 3 … 3,160 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.