Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    September 1, 2026

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Basuki Tjahaja Purnama: Buktikan Kinerja Bukan Janji
    Daerah

    Basuki Tjahaja Purnama: Buktikan Kinerja Bukan Janji

    MartinusBy MartinusJuli 13, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Hari ini (13/07/2019) digelar Dialog Masyarakat Dayak Kalimantan Timur yang bertempat di Auditorium Hotel Mesra Jl. Pahlawan Samarinda. Acara ini diisi langsung oleh Basuki Tjahaja Purnama.
    Basuki Tjahaja Purnama dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa pembuktian kinerja merupakan hal yang paling utama untuk dikerjakan agar mewujudkan masyarakat yang sejahtera itu dapat terlaksana dengan nyata.
    “Pejabat itu fungsinya adalah sebagai orang tua. Orang cuma melihat saya bongkar-bongkar rumah dan terlihat melanggar, jika saya mau bisa saya bongkar Jakarta dalam sehari namun kenapa saya begitu lamban membongkarnya karena ada proses disitu karena rumah susun yang kami sediakan belum jadi,” ungkapnya.
    Ia menjelaskan ketika melakukan pembongkaran di daerah Waduk Pluit Jakarta, Pemerintah menyediakan hingga kebutuhan di dalam rumah tangga yang akan direlokasi ke rumah susun dan menyediakan kebutuhan dasar masyarakat agar mereka dapat berpindah dengan nyaman dan tidak ragu lagi.
    “Jadi waktu saya membongkar waduk pluit, itu sampai isinya saya kasih, sampai ibu-ibu yang tidak punya daster saya beliin hingga alat masak juga kami sediakan. Jadi saya mendorong mereka untuk pindah,” tambahnya.
    Selain itu, ia juga menerangkan bahwa banyak rakyat miskin digunakan sebagai alat beberapa pihak yang berkepentingan sebagai contoh rakyat miskin yang tinggal di bantaran sungai, rata-rata dari mereka adalah penyewa dan bukan pemilik dari rumah-rumah tersebut.
    “Banyak yang menguasai lahan-lahan pinggir sungai itu bukan rakyat miskin. banyak rakyat miskin di pinggir sungai yang kita bongkar itu adalah penyewa sebetulnya. Ini banyak yang memanfaatkan rakyat miskin biasanya yang disebut tokoh lah atau bahkan banyak juga anggota dewan yang terlibat,” ujarnya.
    Maka Ahok pun menegaskan bahwa banyaknya rakyat yang marah akibat penambangan dan perkebunan karena dikuasai oleh pihak-pihak berkepentingan termasuk pejabat-pejabat daerah maupun aparatur negara yang lain.
    “Wajar rakyat marah, karena banyak pemimpin itu nambang liar semua disini, ya rakyat marah lah, kenapa oknum aparat boleh dan kita tidak boleh, begitu ada kesempatan kemarahan rakyat ini akan meledak, tinggal tunggu waktunya saja,” tutupnya. (Renalt)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    September 1, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Hadapi Ancaman Karhutla, Celni Ingatkan Posko Relawan Jadi Garda Terdepan

    Agustus 31, 2026

    PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Rampung, DPR Pasang Target 15 Desember

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    IraSeptember 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian terhadap kesehatan masyarakat,…

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026
    1 2 3 … 3,310 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.