Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kawasan Hutan Kaltim Capai 8 Juta Hektare, Polhut Masih Kekurangan Personel

    September 22, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    IKN Butuh Penguatan SDM, Perguruan Tinggi Kaltim Dinilai Punya Peran Strategis

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Basri Rase: Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan
    Advertorial

    Basri Rase: Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan

    MartinusBy MartinusNovember 27, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Bontang- Wakil Walikota Bontang Basri Rase membuka dan  memberi pengarahan  dalam Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Bontang Tahun 2018, Selasa (27/11/2018) pagi.
    Rapat ini diikuti oleh organisasi perangkat daerah terkait, Tim Penggerak PKK Kota Bontang, KTNA, Kodim 0908 dan Satgas Pangan dan Polres Kota Bontang, bertempat  di Ruang Rapat Utama Lantai 2 Kantor Walikota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari.
    Dalam arahannya, Basri Rase menyampaikan bahwa pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945. Sesuai amanat Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, lanjutnya, Pemerintah Kota Bontang berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman bermutu dan bergizi seimbang dengan memanfaatkan sumberdaya, kelembagaan dan budaya lokal.
    “Rapat koordinasi hari ini merupakan forum strategis yang diadakan untuk mengevaluasi, mendiskusikan dan membahas permasalahan serta menetapkan langkah-langkah operasional bersama dalam mewujudkan  ketahanan pangan Kota Bontang,” kata Basri.
    Ia pun berharap melalui rakor ini pemerintah mampu mengatasi permasalahan pembangunan ketahanan pangan serta menyamakan visi dan persepsi dalam merumuskan kebijakan pembangunan ketahanan pangan di Kota Bontang dengan visi dan misi Walikota Bontang.
    “Kota Bontang bukan merupakan daerah sentra produksi pangan khususnya beras, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi beras penduduk Kota Taman, tambahnya. Masyarakat kota sangat tergantung pada pasokan beras dari luar Kota Bontang,” kata Basri.
    Karena itu, agar tidak terjadi kelangkaan pasokan pangan dan lonjakan harga pangan di masyarakat, ia menyebut sangat diperlukan kerjasama dan koordinasi  antar lintas sektor sehingga masyarakat  dapat mengakses pangan dengan mudah dan dapat dimanfaatkan untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif.
    “Mudah-mudahan dari rakor ini akan muncul solusi untuk permasalahan ketersediaan pangan kita. Saya pikir akan bagus bila petani mendapat pembinaan untuk mengelola lahan terbatas,” tutupnya.
    Dalam rakor ini peserta mendapatkan pencerahan atas permasalahan ketahanan pangan oleh narasumber yaitu, Bernatal Saragih, Guru Besar Bidang Ilmu Pangan dan Gizi Unmul, Samarinda. (bie)
    foto : suiza.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kawasan Hutan Kaltim Capai 8 Juta Hektare, Polhut Masih Kekurangan Personel

    AminahSeptember 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pengawasan kawasan hutan di Kalimantan Timur (Kaltim) menghadapi persoalan keterbatasan personel. Luas…

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    IKN Butuh Penguatan SDM, Perguruan Tinggi Kaltim Dinilai Punya Peran Strategis

    September 22, 2026

    Syarifah Suraidah Salurkan Bantuan Pangan di Samarinda, 54.636 Penerima di Kota Tepian

    September 22, 2026

    Lemhannas Tegaskan Penggunaan AI Tidak Turunkan Kemampuan Analisis Mahasiswa

    September 22, 2026
    1 2 3 … 3,357 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.