Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Bambang: Masyarakat Bawah Ternyata Lebih Memiliki Kemampuan untuk Bertahan Dalam Situasi Krisis
    Nasional

    Bambang: Masyarakat Bawah Ternyata Lebih Memiliki Kemampuan untuk Bertahan Dalam Situasi Krisis

    Rahmat FGBy Rahmat FGSeptember 1, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bali – Di tengah badai pandemi yang menyebabkan tertatihnya ekonomi, ada satu sektor tangguh, yakni sektor informal. Bayangkan saja dua tahun terakhir, pembuat kebijakan di banyak negara, tersadar betapa sektor informal menentukan kemampuan masyarakat memitigasi dampak krisis.

    Inilah pelajaran penting yang dapat dipetik dari buku “Informal Services in Asian Cities: Lesson For Urban Planning and Management From The Covid-19 Pandemic” yang diluncurkan di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Kamis (1/9/2022).

    Buku yang berjumlah hampir 400 halaman ini diterbitkan Asian Development Bank (ADB) dan ADB Institute (ADBI).

    Isinya adalah saripati pengalaman sejumlah negara di Asia, seperti Indonesia, Filipina, Bangladesh, dan Kamboja. Peluncuran buku ini merupakan kerjasama ADB, ADBI, Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

    Lebih dari 20 periset yang menyumbangkan hasil penelitian dari berbagai institusi seperti ADD, University of Hawai at Manoa (UHM), Seoul National University (SNU), Hong Kong University of Science and Technology, Waseda University, North South University, dan University of Illinois at Urbana-Champaign.

    Ashok Das dari UHM dan Kepala Badan Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono diplot mejadi editor pada buku ini.

    Bambang Susantono yang memberi pengantar dalam peluncuran buku menuturkan, walau terlihat kokoh, siapa sangka sektor formal rentan terhadap berbagai krisis, pandemi Covid-19 ini contohnya.

    Sebaliknya, sektor informal yang pelaku utamanya adalah kalangan masyarakat bawah ternyata lebih memiliki kemampuan untuk bertahan dalam situasi krisis.

    “Penelitian dari buku ini mendorong lembaga pemerintahan, pengambil kebijakan, dunia akademik untuk memberikan perhatian yang lebih besar pada sektor informal,” ujar Bambang.

    Di lain pihak Chief of Economist ADB, Albert Park dalam sambutan secara virtual mengatakan, studi yang dilakukan di banyak negara telah dirangkum di dalam buku ini, menjadi bukti betapa sektor informal sesungguhnya merupakan bagian dari solusi, dan sama sekali bukan bagian dari persoalan.

    Dia mendorong agar ketangguhan sektor informal ini mendapatkan perhatian dan dipelajari dengan sungguh-sungguh agar dapat menular ke sektor formal.

    Albert Park juga mengatakan, hasil berbagai studi di dalam buku ini juga akan sangat berguna bagi kota-kota lain di dunia, termasuk bagi IKN Nusantara yang sedang disiapkan di Kalimantan Timur.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.