“Kita harus perhatikan kecukupan anggaran saat melakukan program. Perlu melihat aspek lain, salah satunya yang terpenting dalam bedah rumah adalah bahan materialnya,” ujar Anggota Komisi III DPRD Bontang ini.
Penulis: Ramadhan
“Ada beberapa waktu lalu, saya menerima pengaduan dari beberapa masyarakat. Setelah itu saya langsung menghubungi pihak Kadisdamkartan. Akan tetapi sejak saya hubungi per 9 September lalu sampai saat ini belum juga ada respon,” paparnya.
“Seluruh jajaran pemerintah sudah bekerja keras untuk menangani hal ini. Saya rasa perlu diapresiasi juga,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
“Namun sampai saat ini masih belum ada keputusan. Tapi saya pastikan tahun depan sudah ada keputusannya,” ungkap Abdul Haris beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah Bontang kembali mendapatkan juara umum. Tentunya ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pihak,” ungkapnya saat dihubungi via whatsapp, Rabu (29/11/2023).
“Namun masyarakat kan pasti khawatir jika tidak paham dan itu akan memicu kegaduhan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
“Artinya keputusan merupakan hasil kesepakatan bersama, ini sudah objektif karena setiap yang berkepentingan sudah terwakilkan dalam DPKO,” ungkap Abdul Haris.
“Kalau dilihat kasat mata saya ragu proyek itu bisa selesai dengan rentang waktu kurang dari satu bulan lagi,” ungkap Abdul Haris saat dikonfirmasi, Rabu (29/11/2023).
“Kalau ada info terkait mengenai Pembangunan atau Renovasi Masjid. Mushollah.Ponpes. Madrasah. Yayasan, tolong segera kabari saya.. Alhamdulillah saya dan keluarga ingin shodaqoh amal jariyah untuk membantu Pembangunan atau Renovasi Masjid dll, yang lagi membutuhkannya. BAROKALLOH,” kata akun tersebut seperti tampak di screen capture chat.
“Jadi awalnya yang sudah selesai dibayar baru 23 orang, dengan nominal Rp3,3 juta,” ungkapnya di Ruang Rapat Lantai II DPRD Bontang, Selasa (28/11/2023).
