
Insitekaltim,Kukar – Di tengah lapangan hijau yang membentang luas, ASN Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tidak hanya berlari mengejar bola, tetapi juga memupuk rasa kebersamaan dan semangat persaudaraan. Kejuaraan Mini Soccer antar-organisasi perangkat daerah (OPD) resmi digulirkan untuk menjadi panggung di mana strategi dan kolaborasi terjalin erat, layaknya alur permainan yang terus bergerak dinamis, menciptakan harmoni di setiap langkah.
Dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono membuka acara serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kukar Aji Ali Husni mendampingi, kejuaraan ini berlangsung dari tanggal 19 hingga 22 Agustus 2024, menghadirkan 29 tim OPD yang siap berlaga, mengukir prestasi di antara strategi dan taktik sepak bola.
Pada turnamen yang digelar di Lapangan Mini Soccer Aji Imbut, Tenggarong Seberang, ASN dari berbagai OPD itu berlaga memperebutkan prestasi dan kehormatan. Kejuaraan ini menjadi momentum bagi para PNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk membuktikan bahwa mereka tidak hanya piawai dalam pekerjaan administratif, tetapi juga dalam bermain sepak bola.
Aji Ali Husni menyampaikan apresiasinya kepada seluruh ASN yang turut berpartisipasi. “Kami bangga melihat antusiasme ASN dalam turnamen ini. Tidak hanya sekadar bersaing, tetapi mereka juga menunjukkan sportivitas yang tinggi,” ujarnya, Senin (19/8/2024.
Mini Soccer dalam hal ini menjadi lebih dari sekadar olahraga, tetapi juga wadah untuk meningkatkan kekompakan di antara ASN lintas OPD.
Selama berlangsungnya turnamen, sportivitas menjadi poin utama yang ditekankan. “Dalam sepak bola, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Kekompakan tim dan bagaimana kita menjalin kerja sama, itulah yang terpenting,” kata Aji Ali. Turnamen ini juga menekankan pentingnya silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih erat antar OPD.
Sebagai olahraga tim, sepak bola sendiri menuntut sinergi antara pemain untuk mencapai tujuan. Sama halnya dengan ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari, kebersamaan dan kolaborasi antar individu maupun OPD menjadi landasan utama untuk mencapai kesuksesan bersama.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kejuaraan ini juga memberikan kesempatan bagi ASN untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan hijau. Dengan format 8 pemain per tim, terdiri dari 6 ASN dan 2 THL (tenaga harian lepas), setiap OPD memiliki kesempatan untuk tampil maksimal. “Ajang ini bisa menjadi tempat untuk menunjukkan prestasi olahraga ASN. Kita harapkan ke depan, tidak hanya sepak bola, tapi juga cabang olahraga lain bisa dikembangkan,” ungkap Aji Ali.
Tim Bapenda Kukar, sebagai juara bertahan, turut bertanding untuk mempertahankan gelar mereka. Hal ini memberikan dorongan bagi OPD lain untuk berkompetisi dan menunjukkan bahwa ASN juga bisa bersinar di bidang olahraga. Sepak bola yang membutuhkan strategi, kekuatan fisik dan mentalitas juara, menjadi simbol betapa pentingnya keseimbangan antara pekerjaan dan kegiatan rekreatif bagi para ASN.
Meskipun hanya 29 dari 59 OPD yang ikut serta, Aji Ali berharap di masa mendatang lebih banyak OPD yang terlibat. “Harapannya, di turnamen berikutnya seluruh OPD dapat ikut berpartisipasi. Meski saat ini ada beberapa yang terhalang jadwal, kami berharap ke depannya seluruh ASN bisa terlibat lebih aktif,” ujarnya.
Dengan sistem gugur dan durasi pertandingan 2×20 menit, turnamen ini berlangsung kompetitif. Para pemenang nantinya akan mendapatkan trofi bergilir, sertifikat dan uang pembinaan. Kegiatan ini tidak hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana sepak bola dapat menjadi alat pemersatu antar ASN dan OPD di Kukar.
Turnamen sepak bola ini juga membuka peluang bagi pengembangan kegiatan serupa di cabang olahraga lain. “Melihat suksesnya turnamen ini, kami berharap ke depan akan ada turnamen untuk cabang olahraga lain. Tidak hanya sepak bola, tetapi juga olahraga yang lain seperti bulu tangkis, voli, atau basket,” pungkas Aji Ali.
Kejuaraan mini soccer antar-OPD di Kukar ini tidak hanya memeriahkan suasana Kemerdekaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa ASN mampu berprestasi di luar tugas kantor. Sepak bola, dengan segala aspek kerjasama, strategi dan sportivitasnya, menjadi sarana yang efektif untuk mengeratkan tali persaudaraan antar OPD, sambil tetap menjaga semangat kompetisi yang sehat.