Insitekaltim, Samarinda – Argentina memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final di Kansas City, Sabtu, 11 Juli 2026 waktu setempat.
Kemenangan tersebut sekaligus menghadirkan kembali duel klasik melawan Inggris di putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2002.
La Albiceleste membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 melalui sundulan Alexis Mac Allister yang memanfaatkan sepak pojok Lionel Messi. Namun, Swiss mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Dan Ndoye pada menit ke-67 sehingga pertandingan harus dilanjutkan hingga babak tambahan waktu.
Upaya Swiss mempertahankan asa semakin berat setelah Breel Embolo menerima kartu kuning kedua akibat simulasi pada menit ke-72. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Argentina baru mampu memecah kebuntuan pada babak perpanjangan waktu. Julian Alvarez mencetak gol pada menit ke-112 sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan 3-1 lewat gol pada menit 120+1.
Di semifinal, Argentina akan menghadapi Inggris yang lebih dulu memastikan tiket ke empat besar usai mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1. Pertandingan tersebut menjadi pertemuan keenam Argentina dan Inggris di putaran final Piala Dunia, sekaligus yang pertama sejak keduanya bertemu pada fase grup edisi 2002.
Rivalitas kedua negara telah mewarnai sejarah Piala Dunia selama lebih dari enam dekade. Inggris memenangkan pertemuan pertama dengan skor 3-1 pada fase grup Piala Dunia 1962, kemudian kembali menang 1-0 pada perempat final 1966 saat menjadi tuan rumah. Argentina membalas pada perempat final Piala Dunia 1986 melalui kemenangan 2-1 yang dikenang lewat dua gol ikonik Diego Maradona, yakni “Hand of God” dan “Goal of the Century”.
Dua belas tahun berselang, Argentina kembali menyingkirkan Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu. Adapun pertemuan terakhir kedua tim di Piala Dunia terjadi pada fase grup edisi 2002. Saat itu, Inggris menang 1-0 berkat gol penalti David Beckham.
Dengan catatan sejarah yang panjang dan tiket menuju final sebagai taruhannya, pertemuan Argentina dan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 diprediksi kembali menyajikan duel sarat gengsi antara dua kekuatan besar sepak bola dunia.

