Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dorong OPD Jadi Pasar Awal Samaqua, Iswandi: Soroti Distribusi dan Harga

    Oktober 25, 2026

    Iswandi Minta Penyaluran BBM Subsidi Dibenahi Sebelum Kuota Dikurangi

    Oktober 25, 2026

    Karhutla Kaltim Capai 9.327 Hektare, Kukar Catat Luas Terbesar

    Oktober 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda
    Politik

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    IraBy IraSeptember 1, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan saat membagikan ribuan masker gratis kepada pelajar, Selasa, 1/9/2026 (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.

    Sebagai langkah pencegahan, Ketua Fraksi PKS DPRD Samarinda sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda Arif Kurniawan, membagikan ribuan masker gratis kepada para pelajar di Kota Samarinda.

    Pembagian masker dilakukan Selasa pagi, 1 September 2026, menjelang jam masuk sekolah di kawasan Simpang Lampu Merah Air Putih, Samarinda. Para pelajar yang melintas menjadi sasaran utama kegiatan tersebut.

    Arif mengatakan, kondisi kabut asap perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

    “Kita ingin memastikan anak-anak kita tetap terlindungi dari dampak kabut asap. Masker ini mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan, terutama ISPA,” ujarnya.

    Menurutnya, anak-anak dan pelajar menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian karena sebagian aktivitas mereka dilakukan di luar ruangan. Penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika kualitas udara menurun.

    Arif menegaskan, upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan ketika penyakit telah muncul. Langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat juga harus diperkuat.

    “Pencegahan juga harus dilakukan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker ketika kualitas udara menurun,” katanya.

    Selain persoalan kesehatan, Arif menyoroti pentingnya upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan yang menjadi salah satu sumber munculnya kabut asap.

    Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar dampak kebakaran tidak semakin meluas dan mengancam kesehatan masyarakat.

    “Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban dari kerusakan lingkungan dan kebakaran yang terjadi karena ulah manusia,” tegasnya.

    Arif juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan. Ia mendorong aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja.

    “Waspada kebakaran. Tangkap dan tindak tegas pelaku pembakaran. Penegakan hukum harus dilakukan agar ada efek jera dan kejadian serupa tidak terus berulang,” ujarnya.

    Pembagian masker tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah paparan kabut asap.

    Arif berharap masyarakat turut berperan menjaga kualitas udara dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran.

    “Kita jaga alam kita. Kita jaga generasi kita,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dorong OPD Jadi Pasar Awal Samaqua, Iswandi: Soroti Distribusi dan Harga

    Ratu ArifanzaOktober 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mendorong optimalisasi pasar di lingkungan…

    Iswandi Minta Penyaluran BBM Subsidi Dibenahi Sebelum Kuota Dikurangi

    Oktober 25, 2026

    Karhutla Kaltim Capai 9.327 Hektare, Kukar Catat Luas Terbesar

    Oktober 25, 2026

    Udara Kaltim Berdebu akibat Karhutla, Ini 10 Cara Bersihkan Rumah agar Debu Tak Beterbangan

    Oktober 25, 2026

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    Oktober 24, 2026
    1 2 3 … 3,406 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.