Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    September 1, 2026

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda
    Politik

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    IraBy IraSeptember 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan saat membagikan ribuan masker gratis kepada pelajar, Selasa, 1/9/2026 (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.

    Sebagai langkah pencegahan, Ketua Fraksi PKS DPRD Samarinda sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda Arif Kurniawan, membagikan ribuan masker gratis kepada para pelajar di Kota Samarinda.

    Pembagian masker dilakukan Selasa pagi, 1 September 2026, menjelang jam masuk sekolah di kawasan Simpang Lampu Merah Air Putih, Samarinda. Para pelajar yang melintas menjadi sasaran utama kegiatan tersebut.

    Arif mengatakan, kondisi kabut asap perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

    “Kita ingin memastikan anak-anak kita tetap terlindungi dari dampak kabut asap. Masker ini mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan, terutama ISPA,” ujarnya.

    Menurutnya, anak-anak dan pelajar menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian karena sebagian aktivitas mereka dilakukan di luar ruangan. Penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika kualitas udara menurun.

    Arif menegaskan, upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan ketika penyakit telah muncul. Langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat juga harus diperkuat.

    “Pencegahan juga harus dilakukan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker ketika kualitas udara menurun,” katanya.

    Selain persoalan kesehatan, Arif menyoroti pentingnya upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan yang menjadi salah satu sumber munculnya kabut asap.

    Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar dampak kebakaran tidak semakin meluas dan mengancam kesehatan masyarakat.

    “Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban dari kerusakan lingkungan dan kebakaran yang terjadi karena ulah manusia,” tegasnya.

    Arif juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan. Ia mendorong aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja.

    “Waspada kebakaran. Tangkap dan tindak tegas pelaku pembakaran. Penegakan hukum harus dilakukan agar ada efek jera dan kejadian serupa tidak terus berulang,” ujarnya.

    Pembagian masker tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah paparan kabut asap.

    Arif berharap masyarakat turut berperan menjaga kualitas udara dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran.

    “Kita jaga alam kita. Kita jaga generasi kita,” pungkasnya.

    Arif Kurniawan Asap Karhutla DPRD Samarinda Fraksi PKS masker
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026

    ISPA Samarinda Naik 22 Persen pada Agustus, Dinkes Ingatkan Warga Waspada di Tengah Musim Kering

    Agustus 31, 2026

    Hadapi Ancaman Karhutla, Celni Ingatkan Posko Relawan Jadi Garda Terdepan

    Agustus 31, 2026

    Dewan Dorong Layanan Kesehatan Naik Kelas, Fasilitas Terus Diperkuat

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    IraSeptember 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian terhadap kesehatan masyarakat,…

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026
    1 2 3 … 3,310 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.