Insitekaltim, Samarinda – Ketersediaan logistik dan bantuan darurat, masih mencukupi untuk pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan optimal apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.
Kepala Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Samarinda Muhammad Arif Surochman mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan pengadaan logistik baru, karena stok bantuan dari tahun sebelumnya masih tersedia.
Dinsos PM Kota Samarinda memastikan, anggaran penanggulangan bencana pada tahun 2026 tidak mengalami pengurangan.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar penggunaan anggaran lebih efisien sekaligus menghindari risiko kedaluwarsa barang yang disimpan terlalu lama.
“Stok tahun lalu masih mencukupi, jadi kami belum melakukan pembelian. Nanti kalau persediaan mulai berkurang baru kami belanjakan kembali,” ujarnya, di Samarinda, Jumat, 17 Juli 2026.
Arif menjelaskan, meski berharap tidak terjadi bencana, Dinsos tetap melakukan langkah mitigasi dengan memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi apabila kondisi darurat terjadi.
Ia menegaskan, kesiapsiagaan logistik menjadi bagian penting dalam penanganan bencana sehingga ketersediaan bantuan harus selalu terjaga.
Selain itu, Arif memastikan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak mengganggu pelaksanaan program-program sosial di lingkungan Dinsos PM Samarinda.
Menurutnya, memang terdapat penyesuaian pada sejumlah kegiatan operasional, namun sifatnya masih dalam batas yang wajar dan tidak memengaruhi layanan utama kepada masyarakat.
“Program bantuan sosial tetap berjalan, begitu juga seluruh kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Penyesuaian anggaran ada, tetapi tidak berdampak terhadap program prioritas,” katanya.

