Insitekaltim, Samarinda – Semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama kembali dipersiapkan melalui agenda Natal Bersama umat Kristiani se-Kota Samarinda tahun 2027.
Untuk mematangkan persiapan kegiatan tersebut, pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kota Samarinda melakukan audiensi dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Jumat, 6 November 2026, di Ruang Tamu Wali Kota, Lantai II Balai Kota Samarinda.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Bamagnas menyampaikan rencana pelaksanaan Natal Bersama yang dijadwalkan pada Jumat, 22 Januari 2027.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang menjadi ruang mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.
“Pemkot Samarinda menyambut baik rencana pelaksanaan Natal Bersama ini. Kami berharap kegiatan tersebut dapat dipersiapkan dengan matang dan berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga menjadi momentum memperkuat persatuan, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat,” Ungkapnya.
Andi Harun berharap persiapan kegiatan dapat dilakukan melalui koordinasi yang baik antara panitia, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait.
Menurutnya, agenda keagamaan berskala besar membutuhkan perencanaan yang terukur agar pelaksanaannya berjalan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta.
“Kami berharap seluruh pihak dapat membangun komunikasi dan koordinasi yang baik. Pemkot Samarinda tentu mendukung kegiatan positif yang memperkuat kehidupan sosial, toleransi, serta keharmonisan masyarakat,” Ucap Andi Harun.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Bersama Bamagnas Kota Samarinda, Purnawirawan Polisi P. Hasugian, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 5.000 hingga 7.000 umat Kristiani dari berbagai gereja dan denominasi di Kota Samarinda.
Besarnya jumlah peserta menjadi perhatian panitia dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan, mulai dari koordinasi, teknis pelaksanaan hingga kenyamanan dan kelancaran acara.
“Kami memperkirakan jumlah umat yang hadir berkisar 5.000 sampai 7.000 orang. Karena itu, persiapan perlu dilakukan sejak awal agar seluruh rangkaian Natal Bersama dapat berjalan dengan baik dan memberikan kesempatan bagi umat untuk merayakan kebersamaan,” Jelas Hasugian.
Selain mempersiapkan kehadiran ribuan umat, panitia juga merencanakan menghadirkan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) sekaligus anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Pendeta Jacky Manuputty, sebagai pembicara. Kehadiran tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan pesan penguatan iman sekaligus memperkaya makna perayaan Natal Bersama bagi umat Kristiani di Kota Samarinda.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda, Yosua Laden, serta Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Syaparudin. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun koordinasi penyelenggaraan Natal Bersama 2027 agar dapat terlaksana sesuai rencana.
Melalui persiapan yang dilakukan sejak dini, Natal Bersama umat Kristiani se-Kota Samarinda diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Kota Tepian. (ADV)

