Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Amdal Ditolak, DPRD Bontang Minta Perlindungan Ekonomi Warga Loktunggul
    DPRD Bontang

    Amdal Ditolak, DPRD Bontang Minta Perlindungan Ekonomi Warga Loktunggul

    SittiBy SittiJuli 10, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang, Agus Haris
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang Agus Haris tegas menolak dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) terkait pembebasan lahan seluas 704 hektare di Loktunggul, Bontang Lestari.

    Penolakan ini didasari oleh ketidakpuasan terhadap tahapan pembebasan lahan yang dianggap dilakukan secara diam-diam dan tidak mengakomodasi kepentingan masyarakat.

    “Dalam Amdal masyarakat tidak terakomodir secara jelas. Karena kalau itu sudah dikelola sebagai kawasan industri, keuntungannya akan berlipat ganda yang bisa didapat,” ungkap Agus Haris usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung pada Senin (8/7/2024).

    Agus Haris mengkritik dokumen Amdal yang diajukan, dengan menyebut bahwa tidak ada manfaat jangka panjang bagi warga yang terdampak.

    Menurutnya, pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat harus menjadi prioritas karena area tersebut akan menjadi kawasan industri di masa depan.

    “Dalam Amdal yang diajukan tidak berpihak pada kepentingan masyarakat. Pemberdayaan ekonomi bagi warga yang terdampak harus ada manfaat jangka panjang, sebab area itu ke depannya bakal jadi kawasan industri,” jelasnya.

    Selain itu, Agus Haris menekankan bahwa dokumen Amdal harus merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 tentang Rekrutmen dan Penempatan Tenaga Kerja. Namun, dalam dokumen yang diajukan, tidak ada penjelasan jelas mengenai berapa banyak tenaga kerja lokal yang akan diserap.

    “Penjelasan dokumen Amdal ihwal berapa tenaga Bontang yang bakal diserap juga tidak disebutkan. Tidak rasional kalau jumlah pekerja hanya 100 sampai 500 orang dalam satu proyek pekerjaan. Kalau dilihat dari perusahaan sebelumnya pasti ribuan tenaga kerja, tidak mungkin ratusan. Mulai dari pemancangan sampai dibangunnya, itu tidak diatur,” tambah Agus Haris.

    Kekecewaan Agus Haris semakin mendalam dengan absennya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam RDP. Menurutnya, DLH memiliki peran sentral dalam penyusunan Amdal dan seharusnya memberikan penjelasan secara rinci.

    “Saya tolak ini Amdalnya secara keseluruhan, kecuali DLH siap mempresentasikan secara jelas di depan kami,” tegas Agus Haris.

    Agus haris Amdal Ditolak
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    Baru 30 Persen TPS Terhitung, Neni-Agus Unggul Jauh di Pilkada Bontang

    November 27, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    Andika SaputraApril 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda dinilai memerlukan keterlibatan…

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,053 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.