Artikel ini telah dilihat : 189 kali.
oleh

Aliansi Kutim Bergerak Siapkan Aksi Jilid III. Tetap Tuntut Pembatalan Omnibus Law

Reporter: Syifa – Editor : Redaksi

Insitekaltim, Sangatta – Aliansi Kutim Bergerak kembali gelar kegiatan bertajuk panggung perlawanan di Polder Ilham Maulana Sangatta, Rabu (28/10/2020) sore.

Setelah sebelumnya melakukan unjuk rasa jilid I dan II di halaman DPRD Kutai Timur (Kutim), aliansi yang terdiri dari perkumpulan mahasiswa tersebut kembali lakukan penyaluran aspirasi dengan konsep yang berbeda.

Jenderal Lapangan (Jenlap) Aliansi Kutim Bergerak Irwan Abbas menyatakan bahwa kegiatan perlawanan jilid III tersebut memiliki konsep yang berbeda dari aksi sebelumnya.

“Kegiatan hari ini merupakan aksi lanjutan dari aksi sebelumnya. Konten penyampaian aksi kali ini agak santai, kita tetap melakukan perlawanan yang sama, akan tetapi dengan konsep dan lokasi yang berbeda,” terangnya kepada media.

Irwan yakin perjuangan aliansi untuk menggagalkan Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu bisa tetap terwujud.

Hanya saja, tidak dengan sekali atau dua kali aksi. Melainkan harus tetap diperjuangkan secara terus-menerus.

“Melihat kemarin keinginan kita tidak dikabulkan oleh DPRD, tentu untuk bisa menang kita tidak hanya aksi sekali atau dua kali saja,” ujarnya.

Oleh karenanya, rekan mahasiswa dan beberapa komunitas di Kutai Timur kembali menggelar aksi untuk menunjukkan bahwa aliansi tetap melakukan perlawanan meskipun harus dikemas dalam bentuk yang berbeda.

Terkait kegiatan bertajuk panggung perlawanan tersebut, aksi aliansi lebih mengacu pada penyampaian ekspresi mahasiswa terhadap penolakan omnibus law melalui berbagai karya seperti orasi, monolog, puisi, dan musik.

Irwan dengan tegas menyampaikan bahwa tujuan aksi tersebut tidak berubah sejak Aliansi Kutim Bergerak melakukan aksi jilid I, dan II.

“Tujuan aliansi melakukan aksi akan tetap sama, yaitu cabut omnibus law. itu saja,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed