Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PSSI Samarinda Benahi Jadwal Soeratin 2026, Akhiri Praktik Pemain Tampil Beruntun

    Juni 30, 2026

    Pemadaman Bergilir Ancam Roda Ekonomi Samarinda, DPRD Khawatir Pelaku Usaha Merugi

    Juni 30, 2026

    Pemkot Samarinda Mulai Cicil Pembayaran Utang ke Kontraktor, Target Lunas Akhir 2026

    Juni 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Ajang Kampung Salai 2024, RT-Kelurahan Terbaik Samarinda Dapat Jutaan Rupiah dari Pemkot
    Pemkot Samarinda

    Ajang Kampung Salai 2024, RT-Kelurahan Terbaik Samarinda Dapat Jutaan Rupiah dari Pemkot

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 2, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Sorotan pada sampah berubah menjadi kisah inspiratif dalam pengumuman pemenang Lomba Kampung Salai (Sampah Bernilai) Se-Kota Samarinda Tahun 2024.

    Acara yang digelar di Hotel Harris Samarinda, Senin (2/12/2024), menjadi bukti nyata bahwa sampah bukan lagi sekadar masalah, melainkan peluang inovasi.

    Teks: Juara pertama Lomba Kampung Salai 2024 se- Kota Samarinda, RT 02 Kampung Salai “Matahari’ dari Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, menampilkan fashion show dengan busana yang terbuat dari sampah daur ulang di Hotel Harris Samarinda, Senin (2/12/2024).

    Lomba yang telah memasuki tahun keempat ini menghadirkan RT 02 Kampung Salai “Matahari” dari Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, sebagai juara pertama. Dengan hadiah Rp20 juta, mereka sukses mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan warga.

    Juara kedua diraih oleh RT 39 Kampung Salai “Enggang” dari Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, yang membawa pulang Rp10 juta. Sementara itu, RT 22 Kampung Salai “Pandurata” dari Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp7,5 juta.

    Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso memberikan apresiasi atas peran aktif masyarakat. Menurutnya, inti keberhasilan program Kampung Salai terletak pada partisipasi warga dan upaya komersialisasi sampah.

    “Masalah sampah ini harus menjadi budaya. Mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga menjadikannya bernilai. Partisipasi warga itu kunci. Tidak boleh ada yang tertinggal,” ujarnya.

    Rusmadi juga menegaskan bahwa upaya pemerintah hadir melalui pemberian insentif agar masyarakat terus bersemangat mengelola sampah.

    Ia menyoroti bahwa pendekatan ekologis, ekonomis dan sosial budaya harus menjadi pilar utama. “Bukan hanya membangun lingkungan bersih, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan memperkuat budaya hidup sehat,” tambahnya.

    Selain penghargaan untuk Kampung Salai terbaik, acara ini juga mengapresiasi pembina terbaik di tingkat kelurahan. Juara pertama diraih oleh Muhamad Taufik, Kasi Ekonomi Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kelurahan Gunung Lingai, dengan hadiah Rp4 juta.

    Rizky Rahimayani dari Kelurahan Jawa menempati posisi kedua dengan hadiah Rp2 juta, diikuti oleh Muhammad Najib dari Kelurahan Bukuan di peringkat ketiga yang juga mendapat uang sebesar Rp1,5 juta.

    Kelurahan Gunung Lingai juga dinobatkan sebagai juara umum kelurahan dengan hadiah Rp5 juta, membuktikan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, pembina dan warga setempat.

    Lebih dari sekadar kompetisi, Lomba Kampung Salai menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya pengelolaan sampah. Rusmadi menyebutkan contoh seperti fashion show dan bank sampah yang mengolah sampah organik menjadi kompos sebagai wujud konkret inovasi warga.

    Namun, ia menekankan pentingnya kesinambungan. “Aspek komersialisasi harus dipertimbangkan jangka panjang. Kalau tidak menguntungkan, masyarakat bisa kehilangan semangat,” ungkapnya.

    Lomba Kampung Salai 2024 bukan hanya soal penghargaan, tetapi juga momentum untuk membangun budaya hidup bersih, sehat dan bernilai.

    Dari setiap RT yang berpartisipasi, cerita tentang perubahan kecil yang berdampak besar terus hidup, menjadikan Samarinda sebagai kota peradaban yang peduli lingkungan dan berdaya inovasi tinggi.

    Kampung Salai 2024 Pemkot Samarinda Rusmadi Wongso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026

    Tak Hanya Seremonial, Andi Harun Minta Pelantikan Balakarcana Diisi Aksi Sosial dan Edukasi Kebencanaan

    Juni 24, 2026

    Pengamat Ekonomi Khairil Anwar Minta: APBD Lebih Berpihak pada Wong Cilik

    Juni 22, 2026

    Menggerakkan Kembali Aktivitas Pasar Pagi, Pemkot Samarinda Siapkan Anggaran Rp3 Miliar Pasang Sistem Sliding Door

    Juni 21, 2026

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PSSI Samarinda Benahi Jadwal Soeratin 2026, Akhiri Praktik Pemain Tampil Beruntun

    R’syaJuni 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – PSSI Kota Samarinda mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Piala Soeratin 2026. Panitia melakukan…

    Pemadaman Bergilir Ancam Roda Ekonomi Samarinda, DPRD Khawatir Pelaku Usaha Merugi

    Juni 30, 2026

    Pemkot Samarinda Mulai Cicil Pembayaran Utang ke Kontraktor, Target Lunas Akhir 2026

    Juni 30, 2026

    Ririn Sari Dewi, Kini Diskominfo Fokus Perkuat Komunikasi Publik hingga Literasi Digital

    Juni 30, 2026

    Penciutan RKAB Batu Bara Ancam 180 Ribu Tenaga Kerja, Tekan Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Juni 30, 2026
    1 2 3 … 3,182 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.