Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Ajang Kampung Salai 2024, RT-Kelurahan Terbaik Samarinda Dapat Jutaan Rupiah dari Pemkot
    Pemkot Samarinda

    Ajang Kampung Salai 2024, RT-Kelurahan Terbaik Samarinda Dapat Jutaan Rupiah dari Pemkot

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 2, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Sorotan pada sampah berubah menjadi kisah inspiratif dalam pengumuman pemenang Lomba Kampung Salai (Sampah Bernilai) Se-Kota Samarinda Tahun 2024.

    Acara yang digelar di Hotel Harris Samarinda, Senin (2/12/2024), menjadi bukti nyata bahwa sampah bukan lagi sekadar masalah, melainkan peluang inovasi.

    Teks: Juara pertama Lomba Kampung Salai 2024 se- Kota Samarinda, RT 02 Kampung Salai “Matahari’ dari Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, menampilkan fashion show dengan busana yang terbuat dari sampah daur ulang di Hotel Harris Samarinda, Senin (2/12/2024).

    Lomba yang telah memasuki tahun keempat ini menghadirkan RT 02 Kampung Salai “Matahari” dari Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, sebagai juara pertama. Dengan hadiah Rp20 juta, mereka sukses mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan warga.

    Juara kedua diraih oleh RT 39 Kampung Salai “Enggang” dari Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, yang membawa pulang Rp10 juta. Sementara itu, RT 22 Kampung Salai “Pandurata” dari Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp7,5 juta.

    Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso memberikan apresiasi atas peran aktif masyarakat. Menurutnya, inti keberhasilan program Kampung Salai terletak pada partisipasi warga dan upaya komersialisasi sampah.

    “Masalah sampah ini harus menjadi budaya. Mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga menjadikannya bernilai. Partisipasi warga itu kunci. Tidak boleh ada yang tertinggal,” ujarnya.

    Rusmadi juga menegaskan bahwa upaya pemerintah hadir melalui pemberian insentif agar masyarakat terus bersemangat mengelola sampah.

    Ia menyoroti bahwa pendekatan ekologis, ekonomis dan sosial budaya harus menjadi pilar utama. “Bukan hanya membangun lingkungan bersih, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan memperkuat budaya hidup sehat,” tambahnya.

    Selain penghargaan untuk Kampung Salai terbaik, acara ini juga mengapresiasi pembina terbaik di tingkat kelurahan. Juara pertama diraih oleh Muhamad Taufik, Kasi Ekonomi Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kelurahan Gunung Lingai, dengan hadiah Rp4 juta.

    Rizky Rahimayani dari Kelurahan Jawa menempati posisi kedua dengan hadiah Rp2 juta, diikuti oleh Muhammad Najib dari Kelurahan Bukuan di peringkat ketiga yang juga mendapat uang sebesar Rp1,5 juta.

    Kelurahan Gunung Lingai juga dinobatkan sebagai juara umum kelurahan dengan hadiah Rp5 juta, membuktikan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, pembina dan warga setempat.

    Lebih dari sekadar kompetisi, Lomba Kampung Salai menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya pengelolaan sampah. Rusmadi menyebutkan contoh seperti fashion show dan bank sampah yang mengolah sampah organik menjadi kompos sebagai wujud konkret inovasi warga.

    Namun, ia menekankan pentingnya kesinambungan. “Aspek komersialisasi harus dipertimbangkan jangka panjang. Kalau tidak menguntungkan, masyarakat bisa kehilangan semangat,” ungkapnya.

    Lomba Kampung Salai 2024 bukan hanya soal penghargaan, tetapi juga momentum untuk membangun budaya hidup bersih, sehat dan bernilai.

    Dari setiap RT yang berpartisipasi, cerita tentang perubahan kecil yang berdampak besar terus hidup, menjadikan Samarinda sebagai kota peradaban yang peduli lingkungan dan berdaya inovasi tinggi.

    Kampung Salai 2024 Pemkot Samarinda Rusmadi Wongso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Peringatkan Investor: Proyek DI Panjaitan Jangan Picu Banjir dan Kemacetan

    Maret 25, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026

    Bagi Hasil Retribusi Sampah Samarinda Dibahas Ulang, PAD Tetap Jadi Prioritas

    Maret 17, 2026

    Andi Harun Ingatkan LBH KKSS Bantu Masyarakat Temukan Kebenaran

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.