Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Abdul Rohim Sebut Kolam Retensi Cegah Banjir Solusi Jangka Pendek
    DPRD Samarinda

    Abdul Rohim Sebut Kolam Retensi Cegah Banjir Solusi Jangka Pendek

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 15, 2025Updated:Januari 15, 202501 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Abdul Rohim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Abdul Rohim mengungkapkan inisiasi kolam retensi untuk mencegah banjir di Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda merupakan solusi jangka pendek.

    “Kita harus rubah dulu mindsetnya bahwa ini adalah solusi jangka pendek,” kata Abdul Rohim pada Rabu, 15 Januari 2025 di Sekretariat DPRD Kota Samarinda.

    Menurut Abdul Rohim, kolam retensi yang menghadirkan kolaborasi Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda itu nantinya akan memiliki kendala-kendala lainnya.

    “Contoh kecilnya, lama-lama kapasitasnya pasti akan diperbesar. Tidak kuat lagi menampung yang ada,” ujarnya.

    Kolam retensi, kata Abdul Rohim, nantinya justru akan menyebabkan kekeringan sebab tidak ada lagi cadangan air yang tersimpan.

    “Kalau hujan deras semua tertampung, kemudian kalau tidak hujan berkepanjangan mau dapat air dari mana,” kritiknya.

    Lebih lanjut dirinya menyampaikan langkah konkrit yang menurutnya akan menjadi solusi adalah dengan menghidupkan ekosistem.

    “Menurut saya solusi permanennya adalah dengan menghidupkan ekosistem,” tegas Abdul Rohim.

    Abdul Rohim menilai, menghidupkan ekosistem akan menyelesaikan masalah hingga ke akarnya. Permasalahan banjir disebabkan kurangnya daerah resapan dan jumlah pohon yang menyerap air saat curah hujan meningkat. Sehingga diperlukan ekosistem untuk menahan sekaligus menyimpan air.

    “Sehingga air akan tersimpan pada akar pohon. Kalaupun kemarau, kita tetap punya cadangan air dari pohon,” pungkasnya.

    Abdul Rohim Banjir DPRD Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Soal Kerusakan Fasilitas Teras Samarinda, Dewan Minta PUPR Segera Lakukan Pembenahan

    Agustus 10, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penataan Folder Air Hitam, Aktivitas Pedagang Tetap Didukung

    Agustus 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.