Insitekaltim, Samarinda – Upaya mengurangi risiko banjir di Kota Samarinda tidak selalu berjalan tanpa konsekuensi terhadap fasilitas yang telah lebih dahulu dibangun.
Pasalnya, trotoar di depan Rusun ASN Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, kembali dibongkar untuk mendukung pekerjaan pelebaran saluran drainase.
Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Darmadi mengungkapkan pembongkaran tersebut dilakukan karena dimensi drainase yang sebelumnya dibangun dinilai belum memadai untuk mendukung kapasitas aliran air. Namun, ukuran saluran di bawahnya perlu disesuaikan agar lebih lebar.
“Itu yang pertama punya kementerian, cuma salurannya masih kecil, sehingga kami lebarkan,” Ungkapnya kepada awak media. Minggu, 8 November 2026.
Lebih lanjut, Darmadi menjelaskan, pengerjaan pelebaran drainase di depan Rusun ASN BPKP tersebut akan berakhir sesuai batas pekerjaan yang telah direncanakan.
Pihaknya sebenarnya berharap pembangunan saluran dapat diteruskan hingga Simpang Air Putih agar jangkauan penanganan drainase semakin luas. Namun, keterbatasan anggaran membuat pekerjaan tahun ini hanya dapat dilaksanakan sampai titik tersebut.
“Kalau bisa itu pengerjaannya sampai Simpang Air Putih, tapi karena anggaran kita cuma bisa sampai situ,” Jelas Darmadi.
Selain itu, Darmadi menyebutkan, pekerjaan di depan Rusun ASN BPKP merupakan bagian dari satu paket proyek pembangunan dan peningkatan drainase yang membentang dari kawasan Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda hingga Jalan Juanda 8. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada penghujung 2026.
“Pekerjaan ini satu paket dari kawasan UNTAG sampai Juanda 8. Kami targetkan penyelesaiannya bisa tercapai pada akhir tahun,” Ucap Darmadi.
Darmadi menegaskan, seluruh pekerjaan peningkatan drainase yang dilaksanakan Dinas PUPR Samarinda diarahkan untuk memperbaiki sistem aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan dan banjir di berbagai kawasan kota.
Karena itu, pelebaran saluran di Jalan Juanda diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Dengan adanya pengerjaan ini, mudah-mudahan bisa mengurangi banjir di Kota Samarinda,” Tutup Darmadi. (ADV)

