Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca
    Pendidikan

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Masyarakat juga perlu memiliki kemampuan memahami informasi, serta perkembangan yang terjadi di sekitarnya.

    Maksudnya kata Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, kemampuan literasi masyarakat di era digital tidak cukup hanya dibangun melalui kebiasaan membaca.

    Ia menjelaskan, derasnya arus informasi di era digital. Membuat masyarakat perlu lebih cerdas dalam memahami informasi yang diterima.

    Kemampuan tersebut menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya membaca. Tetapi juga mampu menangkap konteks dari berbagai perkembangan yang terjadi.

    “Tantangan di era digital sekarang ini, bukan lagi hanya bagaimana membuat masyarakat gemar membaca. Tetapi bagaimana, membuat masyarakat kita cerdas memahami apa yang sedang terjadi,” ujarnya saat menghadiri Festival Literasi sekaligus pencanangan Gerakan Literasi Kalimantan Timur (GLK) 2026 di Aula Tower Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Minggu, 30 Agustus 2026.

    Ia menyebut, capaian literasi Kaltim menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan hasil kajian nasional 2025, yang disampaikan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan dipublikasikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada Mei 2026, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kaltim mencapai 44,11.

    Angka tersebut menempatkan Kaltim di peringkat ketujuh dari 38 provinsi di Indonesia. Sementara Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Kaltim tercatat 57,86.

    Harum, sapaan akrabnya mengapresiasi capaian tersebut sekaligus meminta penguatan budaya literasi terus dilakukan, terutama kepada generasi muda.

    Ia berpesan , agar anak-anak Kaltim tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan pengetahuan. Menurutnya, kemampuan memahami situasi dan perkembangan di sekitar tidak bisa dilepaskan dari kemauan untuk terus belajar.

    “Ilmu harus kita tuntut hingga liang lahat. Kami ingin anak-anak kita memiliki karya-karya yang luar biasa,” tuturnya.

    Dirinya juga mendorong generasi muda, untuk tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi mengubah ide dan gagasan menjadi karya yang bermanfaat.

    Ia menggunakan perumpamaan penyu yang bertelur dalam jumlah banyak di tempat yang sunyi untuk menggambarkan pentingnya menghasilkan karya tanpa terlalu sibuk membicarakannya.

    “Berkaryalah! Bangun karya-karya, ide-ide, gagasan-gagasan, dan terobosan-terobosan,” tegasnya.

    Ia meyakini, kemampuan melahirkan ide dan gagasan menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda untuk menciptakan dampak yang lebih luas. Karena itu, anak-anak Kaltim didorong berani bermimpi, berinovasi, dan menghasilkan karya.

    Orang nomor satu Benua Etam itu pun, mengingatkan generasi muda agar tidak membatasi cita-cita dan berani memasang target setinggi mungkin.

    “Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. Kalau kalian tidak sampai ke langit ketujuh, setidaknya kalian akan jatuh di antara bintang-bintang,” pungkasnya.

     

    Gubernur Kaltim Literasi digital Pemprov Kaltim Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026

    Tiga Bulan Berdiri, Yose Music Samarinda Antarkan Siswa Raih Prestasi Internasional

    Agustus 29, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Masyarakat juga perlu memiliki kemampuan memahami informasi, serta perkembangan yang terjadi di sekitarnya.…

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026
    1 2 3 … 3,308 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.