Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional
    Olahraga

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 30, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Atlet catur asal Kota Balikpapan, Ramadhan saat bersiap mengikuti salah satu kejuaraan catur. (Dokpri)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Bagi Ramadhan, catur awalnya bukanlah sesuatu yang direncanakan untuk menjadi jalan hidup. Dipanggil Adhan, ia justru mengenal permainan tersebut secara sederhana, dari aktivitas menemani sang ibu berjualan di pasar.

    Saat itu, ibunya belum memiliki lapak tetap. Adhan pun kerap menghabiskan waktu dengan menonton orang-orang bermain catur. Hingga kemudian sang ibu pindah ke lapak yang berada di sekitar para pemain catur. Dari sanalah Adhan mulai sering ikut bermain dan berlatih.

    “Awalnya karena ibu jualan di pasar. Saya sering nonton orang main catur. Setelah ibu pindah ke lapak catur, saya mulai sering latihan dan dari situ mulai tekun,” ujar Adhan saat diwawancarai pada Minggu, 30 Agustus 2026 melalui sambungan telepon WhatsApp dari kediamannya.

    Menariknya, catur bukan olahraga yang sejak awal menjadi pilihannya. Adhan mengaku sebenarnya lebih ingin menjadi atlet sepak bola. Namun, ia melihat catur memiliki persiapan yang lebih fleksibel dan biaya yang relatif lebih ringan.

    “Kalau menurut saya, catur tinggal persiapkan otak. Kalau bola persiapannya lebih banyak dan lebih mahal. Kalau catur lebih fleksibel, otak yang disiapkan,” tuturnya.

    Perjalanannya sebagai atlet catur juga tidak langsung diwarnai prestasi. Pada 2013, Adhan pertama kali mengikuti kejuaraan tingkat provinsi tanpa didampingi pelatih. Saat itu ia masih bermain sekadar untuk mencoba. Bahkan pada 2014, ia belum memiliki prestasi dan masih harus berangkat menggunakan biaya sendiri.

    Namun, situasi mulai berubah setelah Adhan berhasil membuktikan kemampuannya. Prestasi pertamanya diraih pada 2015 melalui Juara I Kejuaraan Catur Provinsi Junior di Kabupaten Kutai Kartanegara. Setelah itu, ia ditarik ke sekolah khusus olahragawan untuk mendapatkan pembinaan yang lebih terstruktur.

    Sejak saat itu, prestasinya terus bertambah. Adhan meraih medali di Pekan Olahraga Provinsi, menjuarai berbagai turnamen open tingkat Kaltim hingga nasional, serta meraih gelar Master Nasional (MN) pada Kejuaraan Nasional Catur di Jakarta pada 2023.

    Meski demikian, perjalanan tersebut tidak selalu berakhir dengan kemenangan. Salah satu kekalahan yang paling diingatnya terjadi pada kejuaraan open nasional di Mamuju sekitar tahun 2023. Adhan kalah di pertandingan final dan harus kehilangan peluang menjadi juara.

    Kekalahan itu menjadi bahan evaluasi baginya. Ia memilih tidak terlalu lama larut dalam hasil pertandingan dan menjadikannya sebagai bahan untuk memperbaiki diri.

    “Harus move on. Perbaiki apa yang harus diperbaiki,” katanya.

    Pengalaman bertanding juga membuat Adhan semakin terbiasa menghadapi pemain-pemain papan atas. Baginya, nama besar lawan tidak seharusnya menjadi alasan untuk takut.

    “Walaupun pemain SEA Games, ya sama-sama orang. Semua bisa terjadi. Kita fokus sama diri sendiri dan persiapkan apa yang harus dipersiapkan,” ujarnya.

    Kini, Adhan masih membawa ambisi yang sama. Setelah mengoleksi tiga medali emas Porprov, lolos seleksi Pra-PON, serta meraih juara pada Porprov Kaltim 2026, ia menargetkan dapat melanjutkan perjuangan hingga PON.

    Menurutnya, Kaltim memiliki banyak atlet catur potensial. Persoalannya bukan semata kemampuan, melainkan kesempatan untuk bertanding dan berkembang.

    “Banyak yang jago-jago, tapi tidak punya kesempatan untuk ikut. Cuma terhalang kesempatan,” pungkasnya.

     

    Atlet Catur Olahraga Ramadhan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026

    Rp20 Miliar untuk Porprov Kaltim, Dispora Pangkas Belanja Non-Prioritas

    Agustus 28, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Merdeka Run 2026 Jadi Ajang Kumpul Keluarga

    Agustus 27, 2026

    Kompetisi Bola Tangan Jadi Ujian Kemampuan Atlet Samarinda Jelang Porprov VIII

    Agustus 26, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Bagi Ramadhan, catur awalnya bukanlah sesuatu yang direncanakan untuk menjadi jalan hidup.…

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,307 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.