
Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai peran pemuda sangat penting dalam mendorong kemajuan Kota Samarinda dan Indonesia.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mengisi kemerdekaan.
Ia berharap generasi muda terus berprestasi serta memiliki daya saing.
“Memang hari ini peran pemuda sangat penting buat kemajuan bangsa. Tadi kita juga melihat bagaimana anak-anak muda kita semua berprestasi untuk meriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia, terutama di dalam turut serta di dalam apel 17 Agustus yang begitu sakral ini,” ujar Novan, Senin, 17 Agustus 2026.
Ia berharap generasi muda Samarinda ke depan mampu meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi daerah maupun negara.
“Itulah yang kita harapkan, generasi kita, khususnya pemuda ke depan mampu berdaya saing dan juga mampu memberikan efek yang cukup besar bagi Kota Samarinda dan Negara Indonesia,” katanya.
Selain mengenai peran pemuda, Novan turut menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Samarinda. Ia mengatakan pelaksanaan SPMB mengacu pada aturan nasional melalui Peraturan Menteri Pendidikan.
Meski demikian, menurutnya masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan SPMB di daerah.
“SPMB ini kan kita mengacu memang dari Peraturan Menteri Pendidikan. Kita mengikuti aturan nasional. Tapi memang di daerah kita ada beberapa kekurangan-kekurangan yang memang harus kita perbaiki,” jelasnya.
Novan mengatakan DPRD Kota Samarinda akan mendorong perbaikan pelaksanaan SPMB pada tahun mendatang, termasuk meminimalisir potensi kecurangan dan perbedaan dalam proses penerimaan siswa.
Salah satu hal yang menjadi perhatian DPRD adalah upaya penyeragaman sekolah.
“Insya Allah kita di tahun ke depan juga akan lebih meminimalisir kecurangan-kecurangan, meminimalisir perbedaan-perbedaan, dan yang paling utama adalah penyeragaman sekolah. Itu yang paling kita utamakan di DPRD sendiri,” tuturnya.
Terkait kebutuhan ruang belajar, Novan membenarkan adanya wacana penambahan rombongan belajar (rombel) di sejumlah sekolah.
Menurutnya, penambahan tersebut diperlukan karena terdapat sekolah yang berada di wilayah dengan kepadatan penduduk cukup tinggi.
“Memang ada di beberapa sekolah yang hari ini memang membutuhkan penambahan ruang belajar dikarenakan wilayah tersebut memang sudah cukup padat,” ujarnya.
Novan menyebut DPRD juga tengah mendorong dukungan dari Kementerian Pendidikan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Ia mengatakan perencanaan penambahan ruang belajar telah disiapkan dan akan terus didorong agar dapat segera direalisasikan.

