Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    Juli 17, 2026

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD
    Pemerintah

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    SittiBy SittiJuli 17, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menyisakan beban kewajiban pembayaran sekitar Rp411,01 miliar hingga Juli 2026. Sisa utang tersebut berasal dari kewajiban tahun anggaran 2024 dan 2025 yang belum seluruhnya terselesaikan akibat adanya kekurangan transfer dana dari pemerintah pusat.

    Kondisi tersebut memaksa pemkot melakukan penyesuaian kebijakan fiskal. Sejumlah belanja pembangunan dikurangi agar anggaran dapat difokuskan untuk melunasi kewajiban kepada kontraktor, sekaligus menjaga kondisi keuangan daerah tetap sehat tanpa menambah utang baru.

    Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, pemerintah saat ini berupaya menutup kekurangan dana melalui dua langkah utama, yakni meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan melakukan efisiensi belanja.

    Berbagai potensi pendapatan terus dioptimalkan, termasuk melalui kerja sama antardaerah serta kajian hukum terhadap peluang peningkatan penerimaan daerah.

    “Yang kita optimalkan sekarang adalah dari sisi pendapatan. Kerja sama antardaerah kita tingkatkan supaya PAD bisa naik. Di sisi lain kita juga melakukan penghematan agar kondisi fiskal tetap terjaga,” ujar Marnabas, Jumat, 17 Juli 2026.

    Persoalan utama yang dihadapi bukan berasal dari pelaksanaan program daerah, melainkan adanya kekurangan transfer dana dari pemerintah pusat yang menyebabkan sejumlah pekerjaan yang telah selesai dikerjakan tidak dapat dibayarkan seluruhnya pada 2025. Akibatnya, pembayaran kepada kontraktor harus dialihkan ke APBD 2026.

    “Pengeluaran pembangunan kita kurangi untuk menutup sekitar Rp400 miliar yang belum terbayarkan. Pak Wali Kota tidak ingin meninggalkan utang sehingga kewajiban itu menjadi prioritas,” katanya.

    Hingga pertengahan Juli 2026 sekitar 50 persen dari kewajiban tersebut telah berhasil diselesaikan. Pemkot menargetkan sisa pembayaran dapat terus dilakukan secara bertahap seiring membaiknya kondisi kas daerah.

    Meski sejumlah proyek pembangunan harus disesuaikan, ia memastikan program prioritas tetap berjalan. Pembahasan APBD Perubahan 2026 juga diharapkan dapat memberikan ruang fiskal yang lebih longgar apabila pemerintah pusat menyalurkan kekurangan transfer.

    “Kalau nanti ada penambahan dana kurang salur dari pusat tentu ruang fiskal kita akan lebih baik. Itu yang terus kita harapkan,” ucapnya.

    Di tengah keterbatasan anggaran, pemkot memilih menahan sejumlah pengeluaran yang dinilai belum mendesak sembari terus mencari sumber-sumber PAD baru agar pembangunan tidak terhenti.

    Kondisi tersebut menjadi pelajaran penting agar pengelolaan fiskal daerah semakin adaptif terhadap dinamika kebijakan pemerintah pusat.

    “Kita tidak boleh hanya mengeluh. Yang harus dilakukan adalah mencari potensi-potensi baru untuk meningkatkan PAD sekaligus melakukan penghematan pada sektor yang belum menjadi prioritas,” tegasnya.

     

    Marnabas Patiroy Pemkot Samarinda Sekda Samarinda Utang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026

    Anggaran Logistik Dinsos Samarinda Untuk Penanggulangan Bencana Tetap Aman

    Juli 17, 2026

    Kemenhaj Kaltim Tegaskan Tak Ada Jalur Khusus Haji, Keberangkatan Murni Berdasarkan Nomor Porsi

    Juli 17, 2026

    Diskominfo Kaltim Dorong Percepatan Listrik Desa Demi Optimalkan Layanan Internet

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    R’syaJuli 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan kendala pengelolaan anggaran maupun persoalan administratif tidak…

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026

    Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Duel Dominasi La Roja Kontra Mental Juara Albiceleste

    Juli 17, 2026

    Anggaran Logistik Dinsos Samarinda Untuk Penanggulangan Bencana Tetap Aman

    Juli 17, 2026
    1 2 3 … 3,221 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.