Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026

    HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Tak Hanya Kuasai Alutsista tapi Juga Taat Hukum

    Oktober 5, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Pembukaan Terowongan Samarinda, Masih Tunggu Sertifikat Laik Fungsi Target Selesai September 2026
    Pemerintah

    Pembukaan Terowongan Samarinda, Masih Tunggu Sertifikat Laik Fungsi Target Selesai September 2026

    IraBy IraJuli 6, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Terowongan Samarinda (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Proses pemenuhan persyaratan teknis Terowongan Samarinda termasuk penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), ditargetkan selesai pada September 2026.

    Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda Hendra Kusuma, tentang persyaratan operasional Terowongan Samarinda.

    Ia menjelaskan, Terowongan Samarinda belum dapat dibuka untuk umum. Karena masih menjalani proses pemenuhan persyaratan teknis, termasuk penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

    Proses tersebut ditargetkan selesai pada September 2026, apabila seluruh tahapan pengujian berjalan sesuai rencana.

    Ia mengatakan, proses asistensi dan pengujian sedang berjalan, termasuk melalui konsultan yang telah ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan teknis.

    “Penunjukan konsultan penguji sudah, jadi tinggal menunggu proses itu selesai,” ujarnya di Kantor PUPR Samarinda, Senin, 6 Juli 2026.

    Menurut Hendra, target pemerintah saat ini adalah penerbitan SLF pada September mendatang.

    Sertifikat tersebut menjadi syarat utama sebelum terowongan dapat difungsikan untuk masyarakat.

    “Mudah-mudahan SLF bisa keluar pada September kalau tidak ada kendala,” katanya.

    Ia menjelaskan, proses commissioning yang saat ini dilakukan merupakan bagian dari tahapan penerbitan SLF.

    Dalam proses tersebut dilakukan berbagai pengujian, mulai dari pemeriksaan material hingga uji beban konstruksi di lapangan.

    “Commissioning itu bagian dari proses SLF,” jelasnya.

    Hendra menegaskan, pemerintah tidak ingin terburu-buru membuka terowongan. Meski secara fisik proyek telah selesai.

    Menurutnya, seluruh prosedur harus dipenuhi demi menjamin keselamatan pengguna.

    “Kalau dibuka sekarang sebenarnya bisa saja, tetapi aturan mengharuskan ada SLF terlebih dahulu,” tegasnya.

    Di sisi lain, Hendra juga menanggapi wacana penambahan anggaran sekitar Rp90 miliar. Untuk pekerjaan lanjutan, di kawasan terowongan.

    Ia memastikan, usulan tersebut belum diajukan dan masih sebatas pembahasan teknis.

    “Itu masih wacana dan belum sampai tahap pengajuan,” ujarnya.

    Tambahan anggaran tersebut antara lain dikaitkan dengan rekomendasi hasil studi yang menyarankan, pelandaian tebing di sekitar mulut terowongan.

    Langkah itu dinilai dapat mengurangi potensi pergerakan tanah pada area yang sebelumnya mengalami longsor.

    “Studi meminta dilakukan pelandaian tebing karena masih terlihat beberapa rekahan,” katanya.

    Meski demikian, Hendra menilai kondisi terowongan saat ini sudah memenuhi aspek keselamatan. Terlebih, sebelumnya telah dilakukan perpanjangan mulut terowongan hingga lebih dari 70 meter sebagai bagian dari penguatan konstruksi.

    “Dari sisi keselamatan sebenarnya sudah sangat aman,” ucapnya.

    Ia menambahkan, realisasi pekerjaan tambahan tersebut masih bergantung pada kemampuan keuangan daerah. Bahkan jika anggaran tersedia pada perubahan APBD tahun ini, waktu pelaksanaannya dinilai tidak lagi memungkinkan.

    “Kalaupun ada anggaran, belum tentu cukup waktu untuk dilaksanakan tahun ini,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, Terowongan Samarinda merupakan proyek strategis dengan nilai investasi hampir Rp500 miliar.

    Infrastruktur sepanjang sekitar 690 meter dengan bentang utama sekitar 400 meter itu menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap, serta diproyeksikan menjadi salah satu solusi pengurai kemacetan di Kota Samarinda.

     

    Dinas PUPR Samarinda Hendra Kusuma Pemkot Samarinda SLF Terowongan Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    SIPADU e-Dalev Samarinda Didorong Tak Sekadar Jadi Aplikasi Pelaporan

    Oktober 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Ratu ArifanzaOktober 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 menjadi salah satu ruang bagi generasi…

    HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Tak Hanya Kuasai Alutsista tapi Juga Taat Hukum

    Oktober 5, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026
    1 2 3 … 3,374 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.