Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pembukaan Terowongan Samarinda, Masih Tunggu Sertifikat Laik Fungsi Target Selesai September 2026

    Juli 6, 2026

    Pemkot Samarinda Janji Mulai Cicil Utang PUPR, Untuk Proyek 2025 Kepada Kontraktor Bernilai Rp290 Miliar

    Juli 6, 2026

    Kaltim Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan, 12 Ribu Hektare Sawah Baru Dikebut hingga Akhir 2026

    Juli 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kaltim Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan, 12 Ribu Hektare Sawah Baru Dikebut hingga Akhir 2026
    Pemerintah

    Kaltim Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan, 12 Ribu Hektare Sawah Baru Dikebut hingga Akhir 2026

    R’syaBy R’syaJuli 6, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mempercepat upaya mencapai swasembada pangan dengan menargetkan penambahan sekitar 15 ribu hektare lahan sawah hingga akhir 2026.

    Target tersebut menjadi salah satu fokus yang dibahas dalam rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota, Bulog, TNI, dan instansi terkait.

    Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, rapat koordinasi yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali menunjukkan adanya peningkatan capaian produksi pangan di Kaltim.

    “Sudah tiga kali kita melaksanakan rakor dan ada peningkatan jumlah produksi pangan. Saat ini capaiannya sudah sekitar 60 persen dan kita ingin pada akhir tahun 2026 bisa mencapai 100 persen,” ujarnya di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin, 6 Juli 2026.

    Menurutnya, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja bersama karena berkaitan erat dengan kebijakan dan dukungan dari Kementerian Pertanian.

    Oleh sebab itu, pemerintah kabupaten dan kota diminta segera melakukan revitalisasi serta menghitung kembali potensi lahan yang dapat dikembangkan.

    Hasil pendataan tersebut nantinya disampaikan kepada Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim untuk kemudian dibawa ke Kementerian Pertanian. Seno menyebut, pada akhir Juli mendatang pemerintah provinsi dijadwalkan memaparkan rencana kerja swasembada pangan di hadapan Menteri Pertanian.

    “Beberapa minggu ke depan akan kita sampaikan ke Kementerian Pertanian karena akhir Juli sudah ditunggu Menteri Pertanian terkait rencana kerja sampai akhir tahun 2026. Ini sangat penting,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan saat ini luas lahan sawah yang tersedia mencapai sekitar 31 ribu hektare dari kebutuhan sekitar 46 ribu hektare. Tahun ini, pemerintah juga menargetkan penambahan melalui program cetak sawah seluas 2.300 hektare, disusul program cetak sawah sekitar 20 ribu hektare pada 2027.

    “Dengan berbagai program itu, sampai akhir 2026 diperkirakan ada tambahan sekitar 12 ribu hektare lahan sawah di Kaltim,” jelasnya.

    Penambahan lahan tersebut akan difokuskan di sejumlah daerah yang memiliki potensi besar, yakni Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kutai Barat dan Paser.

    Selain membuka lahan baru, Pemprov Kaltim juga mulai mendorong pemanfaatan lahan bekas tambang sebagai lahan pertanian produktif. Seno mengaku konsep tersebut telah memiliki contoh yang dinilai berhasil di kawasan Loa Bakung dan akan dijadikan model untuk diterapkan di wilayah lain.

    “Kita perlu ada pemanfaatan lahan bekas tambang karena sudah ada contohnya di Loa Bakung. Ini akan kita gunakan sebagai model supaya nanti lahan-lahan bekas tambang bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian,” tuturnya.

    Sementara itu, terkait dukungan bagi petani, Seno menyampaikan pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan dalam pemberian bantuan secara langsung. Sebagian besar bantuan, terutama alat dan mesin pertanian, bersumber dari pemerintah pusat.

    Karena itu, pemerintah kabupaten dan kota diminta segera menyiapkan usulan dari kelompok tani agar dapat diajukan ke Kementerian Pertanian dalam waktu dekat.

    “Masih banyak bantuan yang bisa diberikan oleh kementerian. Dalam waktu satu bulan ini kabupaten dan kota harus segera menyiapkan usulan dari kelompok tani agar bisa segera disampaikan ke Menteri Pertanian, termasuk bantuan peralatan yang nantinya akan turun ke daerah,” pungkasnya.

     

    Seno Aji Swasembada Swasembada Pangan Swasembada Pangan Kaltim Wakil Gubernur Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Pembukaan Terowongan Samarinda, Masih Tunggu Sertifikat Laik Fungsi Target Selesai September 2026

    Juli 6, 2026

    Pemkot Samarinda Janji Mulai Cicil Utang PUPR, Untuk Proyek 2025 Kepada Kontraktor Bernilai Rp290 Miliar

    Juli 6, 2026

    Tinjau Hasil RTLH di Muara Tae, Rudy Soroti Kebutuhan Dasar Penerima Manfaat

    Juli 6, 2026

    Jalan Menuju Gerunggung Mulai Dibangun Tahun Depan, Gubernur Pastikan Desa Terpencil Tak Ditinggalkan

    Juli 6, 2026

    Kejar Standar AFC, Pemprov Kaltim Pindahkan Lampu Stadion Palaran ke Segiri

    Juli 6, 2026

    Bankeu Rp6,8 Miliar Pemprov Kaltim Bantu Muluskan Jalan Asa-Juaq Asa

    Juli 4, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pembukaan Terowongan Samarinda, Masih Tunggu Sertifikat Laik Fungsi Target Selesai September 2026

    Nur AjijahJuli 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Proses pemenuhan persyaratan teknis Terowongan Samarinda termasuk penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), ditargetkan…

    Pemkot Samarinda Janji Mulai Cicil Utang PUPR, Untuk Proyek 2025 Kepada Kontraktor Bernilai Rp290 Miliar

    Juli 6, 2026

    Kaltim Tancap Gas Kejar Swasembada Pangan, 12 Ribu Hektare Sawah Baru Dikebut hingga Akhir 2026

    Juli 6, 2026

    Memeratakan Layanan Kesehatan 29 Dokter Spesialis Diterjunkan ke RS Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan Insentif hingga Rp30 Juta

    Juli 6, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026
    1 2 3 … 3,194 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.