Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dinkes Kaltim Tekankan Pentingnya Perencanaan Keluarga Sehat Sejak Pra Nikah
    Kesehatan

    Dinkes Kaltim Tekankan Pentingnya Perencanaan Keluarga Sehat Sejak Pra Nikah

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekalitm/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Meski tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan program keluarga berencana (KB), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Mualimin menegaskan, seluruh layanan kesehatan yang diberikan selama ini berbasis pada kesehatan keluarga.

    Karenanya, Momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.

    Jaya mengatakan, konsep pelayanan kesehatan saat ini mengacu pada transformasi sistem kesehatan yang menitikberatkan pada pendekatan siklus hidup (life cycle), mulai dari masa pranikah hingga lanjut usia.

    “Pelayanan kesehatan itu berbasis keluarga. Semua tahapan kehidupan, mulai ibu hamil, bayi baru lahir, balita, remaja, dewasa hingga lansia menjadi fokus pelayanan kami,” ujarnya kepada media di Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 29 Juni 2026.

    Menurut Jaya, kelompok yang paling rentan terhadap masalah kesehatan adalah ibu hamil, anak-anak, perempuan, dan lansia.

    Karena itu, penguatan kesehatan keluarga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

    Ia menilai program keluarga berencana, tidak hanya berkaitan dengan pengaturan jumlah anak. Tapi juga dimulai sejak perencanaan kehamilan yang sehat, melalui pemeriksaan calon pengantin.

    “KB sangat penting karena semuanya diawali dengan perencanaan keluarga. Setiap calon pengantin wajib menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas sebelum menikah,” katanya.

    Dalam pemeriksaan tersebut, tenaga kesehatan melakukan berbagai skrining, mulai dari status gizi, kadar hemoglobin (HB). Hingga pemeriksaan penyakit yang berpotensi memengaruhi kesehatan ibu maupun bayi saat kehamilan.

    Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah ukuran lingkar lengan atas calon pengantin perempuan.

    Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kurang dari 21 sentimeter, pasangan dianjurkan menunda kehamilan. Hingga kondisi gizinya membaik, karena berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah maupun stunting, akibat kecukupan nutrisi yang belum baik.

    Selain itu, calon pengantin juga diwajibkan menjalani vaksinasi tetanus sebagai langkah pencegahan infeksi saat proses persalinan.

    “Semua dilakukan, Jadi pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi ini sangat penting untuk melahirkan generasi yang sehat sejak awal,” pungkas Jaya.

     

    Dinkes Kaltim Harganas Ke-33 Jaya Mualimin Keluarga Berencana (KB) Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    Emosi Ibu Berpengaruh pada Karakter Anak, Praktisi Hipnoterapi Ingatkan Pentingnya Kelola Perasaan

    Agustus 18, 2026

    Wahyu Hernaningsih Dorong Perempuan Kaltim Kelola Emosi dan Kesehatan Mental, Bidik Zero Stunting

    Agustus 18, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.