Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut
    Pendidikan

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    IraBy IraJuni 21, 2026Updated:Juli 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Siswa SRT 57 Samarinda Haafidzah Surya Zahraa bersama ibunya Wina Uswatun Chasanah (Insitakeltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 Samarinda, kini memiliki 86 siswa. Terdiri 41 siswa SD, 25 siswa SMP, dan 20 siswa SMA.

    Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat, dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui sistem pendidikan berasrama yang terintegrasi.

    Kehadiran program Sekolah Rakyat, membawa perubahan besar bagi peserta didik. Tidak hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter dan kepercayaan diri.

    Hal itu dirasakan langsung oleh Wina Uswatun Chasanah, orang tua dari Haafidzah Surya Zahraa, siswi kelas X Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 57 Samarinda.

    Wina mengaku, tidak pernah membayangkan anaknya bisa menjadi bagian dari Sekolah Rakyat.

    Awalnya, petugas pendamping sosial datang langsung ke rumahnya untuk memperkenalkan program tersebut.

    Menurutnya, saat itu keluarga belum mengetahui apa itu Sekolah Rakyat. Namun setelah mendapat penjelasan mengenai konsep pendidikan berasrama yang ditawarkan, mereka tertarik mendaftarkan anaknya.

    “Awalnya kami sama sekali tidak menyangka. Ada petugas yang datang ke rumah memperkenalkan Sekolah Rakyat dan menawarkan apakah anak kami tertarik bersekolah di sana. Setelah dijelaskan, kami merasa ini kesempatan yang baik,” ujarnya, di SRT 57 Samarinda, Sabtu, 20 Juni 2026.

    Setelah hampir satu tahun menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat, Wina mengaku melihat perubahan yang sangat signifikan pada putrinya.
    Ia menyebut Haafidzah kini jauh lebih mandiri, percaya diri, serta berani tampil di depan umum.

    “Perubahannya sangat nyata. Yang paling terlihat itu rasa percaya dirinya meningkat. Sekarang berani tampil di depan banyak orang dan lebih mandiri dibanding sebelumnya,” katanya.

    Menurut Wina, berbagai bakat dan minat anaknya juga mendapat ruang untuk berkembang melalui kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah.

    Ia pun mengaku bersyukur karena program tersebut sangat membantu keluarga di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.

    “Kami sangat terbantu. Dengan kondisi ekonomi saat ini, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi pertolongan bagi kami. Harapannya program ini terus berlanjut karena masih banyak anak-anak yang membutuhkan pendidikan berkualitas seperti ini,” ucapnya.

    Sementara itu, Haafidzah Surya Zahraa mengaku memilih masuk Sekolah Rakyat karena ingin membantu meringankan beban orang tuanya.

    Sebelumnya ia telah diterima di salah satu SMA negeri di Samarinda. Namun setelah mendapatkan informasi mengenai Sekolah Rakyat, ia memutuskan untuk bergabung.

    “Saya ingin meringankan orang tua saya. Awalnya sudah diterima di SMA negeri, tetapi kemudian mendapat informasi tentang Sekolah Rakyat dan akhirnya memilih sekolah di sini,” katanya.

    Haafidzah mengaku senang karena berbagai minat dan hobinya mendapat dukungan penuh dari sekolah. Saat ini ia aktif mengikuti sejumlah kegiatan ekstrakurikuler seperti jurnalistik, tari, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta Pramuka.

    Melalui kegiatan jurnalistik, ia belajar menulis berita, membuat video, hingga meresensi buku. Sementara di ekstrakurikuler tari, ia telah beberapa kali tampil dalam berbagai kegiatan di luar sekolah.

    “Sudah beberapa kali tampil. Saya paling suka ekstrakurikuler tari karena sekolah mendukung penuh, termasuk menyediakan kostum dan kebutuhan penampilan,” ujarnya.

    Ia berharap Sekolah Rakyat terus berkembang dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

    “Harapan saya Sekolah Rakyat bisa terus maju dan semakin baik ke depannya,” katanya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026

    Belajar Riset Dengan Kuliah, Mahasiswi Polnes Teliti Fasilitas dan Kepuasan Wisatawan

    Agustus 26, 2026

    Tari Nusantara hingga Dayak, 30 Siswa SMK Medika Samarinda Ramaikan HUT TVRI

    Agustus 23, 2026

    Seno Aji Dorong Gratispol Pendidikan Kaltim Jadi Program Nasional

    Agustus 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan drainase di kawasan Jalan Pasundan Kota Samarinda dinilai perlu dilanjutkan untuk…

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026
    1 2 3 … 3,304 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.