Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru
    Pendidikan

    PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru

    IraBy IraJuni 11, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Rektor IKIP PGRI Kaltim, Suriansyah (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – IKIP PGRI Kalimantan Timur mulai menyiapkan penguatan kompetensi digital bagi mahasiswa melalui pengembangan mata kuliah coding berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lulusan memiliki kemampuan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

    Rektor IKIP PGRI Kaltim Suriansyah mengatakan transformasi pembelajaran berbasis digital menjadi salah satu fokus pengembangan kampus dalam menyiapkan calon guru yang kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

    Menurutnya, calon guru tidak cukup hanya menguasai bidang keilmuan yang diajarkan, tetapi juga harus memiliki kemampuan teknologi informasi yang baik.

    “Kita ingin pembelajaran ke depan berbasis digitalisasi. Calon guru harus paham dan menguasai teknologi informasi, jangan sampai kalah dengan guru-guru yang sudah lebih dulu mengajar di daerah,” ujarnya di Kampus IKIP PGRI Kaltim, Kamis, 11 Juni 2026.

    Sebagai bagian dari upaya tersebut, kampus juga memperkuat sumber daya pengajar dengan menghadirkan dosen yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi dan kecerdasan buatan.

    Suriansyah menilai penguasaan teknologi menjadi kebutuhan penting bagi tenaga pendidik di era digital. Karena itu, lulusan perguruan tinggi harus memiliki kemampuan yang lebih mutakhir dibandingkan tenaga pendidik yang sudah lama mengajar.

    “Lulusan kita harus lebih tahu perkembangan teknologi karena mereka mendapatkan ilmu yang paling baru selama kuliah,” katanya.

    Ia mengungkapkan, mulai tahun ini kampus akan melakukan penyesuaian kurikulum dengan mengintegrasikan pembelajaran coding dan pemanfaatan AI ke dalam mata kuliah yang sudah ada.

    Beberapa mata kuliah terkait aplikasi komputer yang sebelumnya diajarkan akan dimodifikasi agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi terkini.

    “Kalau sebelumnya ada mata kuliah pengantar aplikasi komputer, nantinya akan kita kembangkan menjadi pembelajaran coding berbasis AI dan berbagai kompetensi digital lainnya,” jelasnya.

    Menurut Suriansyah, perubahan tersebut tidak memerlukan pembukaan mata kuliah baru secara khusus karena struktur kurikulum pendukung sudah tersedia dalam beberapa semester pembelajaran. Kampus hanya perlu melakukan penyesuaian materi agar sesuai dengan kebutuhan zaman.

    Melalui penguatan kompetensi digital tersebut, IKIP PGRI Kaltim berharap lulusannya mampu menjadi tenaga pendidik yang siap menghadapi tantangan pendidikan modern sekaligus mendukung transformasi digital di sekolah-sekolah.

    “Kami ingin lulusan IKIP PGRI Kaltim tidak hanya siap mengajar, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi dan AI dalam proses pembelajaran di sekolah,” tutupnya

     


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026

    Belajar Riset Dengan Kuliah, Mahasiswi Polnes Teliti Fasilitas dan Kepuasan Wisatawan

    Agustus 26, 2026

    Tari Nusantara hingga Dayak, 30 Siswa SMK Medika Samarinda Ramaikan HUT TVRI

    Agustus 23, 2026

    Seno Aji Dorong Gratispol Pendidikan Kaltim Jadi Program Nasional

    Agustus 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan drainase di kawasan Jalan Pasundan Kota Samarinda dinilai perlu dilanjutkan untuk…

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026
    1 2 3 … 3,304 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.