Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026

    Arus Urbanisasi ke Samarinda Meningkat Sejak IKN, Tenaga Kerja Lokal Diminta Jadi Prioritas

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Transfer Bankeu Disebut Tak Ada, Samarinda Waspadai Gangguan Pembiayaan Program
    DPRD Samarinda

    Transfer Bankeu Disebut Tak Ada, Samarinda Waspadai Gangguan Pembiayaan Program

    SittiBy SittiJune 4, 2026Updated:July 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah berharap dukungan anggaran dari pemerintah provinsi tetap turun. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kabar nihilnya Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan isu pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) mulai menjadi perhatian.

    Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengatakan, hingga saat ini DPRD belum menerima pembahasan resmi terkait kemungkinan pemangkasan dana transfer maupun kepastian bankeu dari Pemprov Kaltim. Karena itu, pihaknya belum dapat memastikan besaran dampak yang akan terjadi.

    “Yang jelas sampai saat ini kita belum bahas anggaran. APBD baru dipersiapkan jadi kita belum tahu. Kalau itu masih sebatas isu, tentu harus dikonfirmasi terlebih dahulu,” ujar Helmi di Kantor DPRD Samarinda, Selasa, 2 Juni 2026

    Meski belum ada kepastian, Helmi mengakui bankeu dari pemerintah provinsi selama ini menjadi salah satu instrumen pendukung pembangunan daerah. Apabila benar tidak ada alokasi bankeu untuk Samarinda, maka konsekuensinya akan dirasakan dalam ruang fiskal pemerintah kota.

    “Dampak pasti ada, cuma kembali lagi kita menggunakan anggaran yang tersedia saja,” tegasnya.

    Kondisi fiskal yang tidak pasti harus disikapi dengan prinsip kehati-hatian dalam penyusunan anggaran. Pemerintah daerah tidak boleh memaksakan belanja melebihi kemampuan pendapatan yang dimiliki.

    Seluruh program pembangunan dan pelayanan publik harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang benar-benar tersedia, bukan berdasarkan asumsi penerimaan yang belum pasti.

    “Jadi menyesuaikan dana fiskal yang masuk. Dana yang masuk baru kita sesuaikan untuk belanja. Jangan belanja dulu baru menyesuaikan anggaran, itu yang tidak boleh terjadi,” katanya.

    Di tengah ketatnya kondisi fiskal nasional dan daerah, seluruh pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan yang sama. Karena itu, daerah harus mampu menyusun skala prioritas pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan dari luar.

    Ia berharap hubungan dan koordinasi antara Pemkot dan Pemprov Kaltim tetap berjalan baik sehingga dukungan pendanaan bagi pembangunan daerah tetap dapat diberikan.

    “Saya kira bantuan itu hampir semua daerah perlu. Tapi ya kita kembali lagi menyesuaikan kemampuan yang ada. Mudah-mudahan dari provinsi lancar,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    Nur AjijahJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sepanjang 2026 melalui Program Kewirausahaan Terpadu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil…

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026

    Arus Urbanisasi ke Samarinda Meningkat Sejak IKN, Tenaga Kerja Lokal Diminta Jadi Prioritas

    July 25, 2026

    Rudy Mas’ud Akan Benahi Daya Tampung Sekolah Usai Kisruh SPMB

    July 25, 2026

    Harapan Sekolah Anak Samarinda Capai Kuliah, Rata-rata Warga Masih Setara Kelas XI SMA

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,238 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.