Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD
    DPRD Samarinda

    Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 8, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, saat diwawancarai oleh awak media (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga kembali menjadi sorotan DPRD Samarinda. Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi menilai perusahaan daerah tersebut belum mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), meskipun telah menerima penyertaan modal dari pemerintah kota.

    Menurut Iswandi, persoalan utama Varia Niaga terletak pada kurangnya fokus dalam menjalankan usaha. Ia menilai perusahaan tersebut justru mencoba mengelola terlalu banyak sektor sekaligus, tanpa memperkuat bidang yang benar-benar dikuasai.

    “Sejak awal kami sudah ingatkan, fokus saja pada core business. Tidak perlu semua bidang usaha dijalankan. Pilih lima atau enam yang benar-benar bisa dimaksimalkan,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis, 7 Mei 2026.

    Dalam peraturan daerah, Varia Niaga memiliki hingga 21 bidang usaha. Namun hingga saat ini, baru delapan unit usaha yang aktif berjalan. Beberapa di antaranya meliputi sektor pariwisata, bahan pokok dan penting (bapokting), perparkiran, jasa pelabuhan, ritel melalui Bebaya Mart, hingga pengelolaan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).

    Meski terlihat berkembang secara struktur usaha, Iswandi menilai capaian tersebut belum berbanding lurus dengan kontribusi keuangan kepada daerah. Ia mengungkapkan, laba yang disetorkan Varia Niaga ke kas daerah pada 2025 hanya sekitar Rp500 juta.

    Angka tersebut dinilai belum sebanding dengan penyertaan modal sebesar Rp10 miliar yang telah digelontorkan Pemerintah Kota Samarinda.

    “Kalau Rp10 miliar itu dideposito saja dengan bunga lima persen, hasilnya sudah sekitar Rp500 juta juga. Artinya, ini belum menunjukkan kinerja usaha yang optimal,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan agar Varia Niaga tidak mengulangi kesalahan masa lalu, ketika mencoba masuk ke sektor yang tidak dikuasai seperti bisnis batu bara, yang justru berujung pada berbagai persoalan.

    “Jangan sampai terulang lagi. Banyak peluang usaha di depan mata yang lebih jelas dan realistis untuk dikelola,” katanya.

    Selain itu, Iswandi turut menyinggung sikap Komisi II DPRD yang sempat mempertanyakan pembahasan fasilitas bagi direksi dan komisaris perusahaan daerah.

    Menurutnya, peningkatan kesejahteraan manajemen seharusnya sejalan dengan kontribusi nyata terhadap daerah.

    “Kalau kontribusinya besar, tentu kami dukung. Tapi kalau belum jelas, itu yang kami pertanyakan,” ujarnya.

    Meski demikian, DPRD memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap perkembangan Varia Niaga. Evaluasi akan difokuskan pada efektivitas unit usaha yang dijalankan serta peningkatan kontribusi terhadap PAD.

    Di sisi lain, Varia Niaga mencatat peningkatan jumlah sumber daya manusia dalam beberapa tahun terakhir. Dari hanya sekitar 20 pegawai pada 2021, kini jumlahnya mencapai sekitar 100 orang, seiring bertambahnya unit usaha.

    Namun bagi DPRD, peningkatan jumlah pegawai tersebut juga harus diimbangi dengan peningkatan kinerja dan hasil usaha yang nyata bagi daerah.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Apa yang diminum setelah makan malam sering dianggap sepele. Padahal, pilihan minuman…

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.