Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Polemik Pokir, DPRD Kaltim Nilai 160 Usulan Masih Relevan
    Politik

    Polemik Pokir, DPRD Kaltim Nilai 160 Usulan Masih Relevan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 6, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Hasanuddin Mas'ud saat diwawancarai awak media.( Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud menilai jumlah 160 pokok pikiran (pokir) yang diusulkan DPRD masih relevan dan seharusnya tidak dibatasi secara drastis.

    Hal ini merespons perbedaan pandangan antara pemerintah provinsi yang mengusulkan pembatasan menjadi 25 program, dengan DPRD yang tetap menginginkan 160 usulan tetap dipertahankan.

    Menurut Hasanuddin, pokir pada dasarnya merupakan “kamus usulan” yang menampung aspirasi masyarakat, sehingga jumlahnya wajar jika banyak.

    “Kalau kamus usulan biar banyak tidak masalah. Persoalannya nanti bisa terisi atau tidak, itu tergantung kemampuan anggaran,” katanya saat ditemui di Gedung E DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Senin, 6 April 2026.

    Ia menjelaskan, usulan pokir umumnya berasal dari kebutuhan dasar masyarakat, seperti perbaikan jalan, bantuan nelayan berupa mesin kapal, hingga dukungan sektor pertanian seperti bibit.

    Namun demikian, realisasi pokir tetap harus mempertimbangkan kondisi fiskal daerah yang saat ini belum sepenuhnya stabil.

    Hasanuddin juga menyinggung bahwa program pemerintah daerah sebenarnya sudah cukup besar, terutama jika mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

    Hanya saja, menurutnya, program tersebut belum dirinci secara detail sehingga terkesan lebih kecil dari yang sebenarnya.

    Terkait polemik ini, DPRD Kaltim berharap akan ada titik temu dalam pertemuan bersama Gubernur yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

    “Harapannya nanti bisa dicari jalan tengah, antara kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.