Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan stok bahan pokok prioritas seperti beras dan gula di sejumlah pergudangan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri seusai melakukan pengecekan langsung di pergudangan CV. Dermaga yang berada di kawasan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di tingkat distributor. Dari hasil pemantauan, stok beras premium, beras medium, dan gula masih dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
“Kita ngecek di Sungai Kunjang di pergudangan CV. Dermaga untuk stok prioritas yaitu beras sama gula. Beras yang premium maupun yang menengah. Alhamdulillah kalau kita lihat stok yang ada kelihatannya sangat cukup,” ujar Saefuddin, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak pengelola pergudangan, ketersediaan stok dipastikan aman setidaknya untuk satu bulan ke depan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan menjelang Lebaran.
“Harapan kita jangan sampai menghadapi Lebaran nanti ada keterlambatan distribusi. Tadi kebetulan pelaksana manajernya menyampaikan stok aman dan tidak ada masalah untuk satu bulan ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga memastikan ketersediaan beras secara umum di Samarinda masih mencukupi hingga setelah Lebaran. Hal tersebut juga diperkuat dengan keterangan dari pihak Bulog yang menyebut stok beras bahkan diproyeksikan aman hingga beberapa bulan ke depan.
“Bulog juga menyampaikan bahkan lima bulan ke depannya masih aman. Mudah-mudahan ini tidak terpengaruh oleh isu-isu global. Sampai saat ini kondisi kita masih aman,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan karena pasokan di pasaran masih tersedia dengan baik.
“Masyarakat tidak usah belanja berlebihan dan tidak perlu khawatir. Intinya stok di pasaran aman,” tegasnya.
Ia memastikan stok akan memantau kondisi harga bahan pokok. Harga beras yang dijual di pergudangan maupun pasar masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kalau harga sendiri alhamdulillah masih standar, tidak melebihi HET karena ini kan beras premium,” pungkasnya.
