Insitekaltim, Samarinda – Manajemen MSI Group memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya di lingkungan kerja dan insan pers di bawah naungan perusahaan.

Hal tersebut disampaikan CEO MSI Group Mohammad Sukri dalam kegiatan buka puasa bersama karyawan dan jajaran internal perusahaan yang digelar di Samarinda, Minggu, 1 Maret 2026.
Menurutnya, kegiatan Ramadan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan sarana memperkuat rasa kebersamaan serta menumbuhkan sikap saling menghargai di lingkungan kerja.
“Ramadan ini ingin berbagi kebersamaan. Setiap tahun kita lakukan walaupun ala kadarnya. Yang terpenting bagaimana bisa menikmatinya bersama. Dari kebersamaan itulah muncul nikmat Ramadan,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, semangat, dan motivasi diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh karyawan, terutama insan pers.
“Ramadan itu kejujuran, menambah semangat, dan memberi motivasi besar untuk maju ke depan,” katanya.
Selain kegiatan buka puasa bersama, MSI Group juga menyiapkan sejumlah agenda lanjutan selama dan pasca Ramadan. Salah satunya rencana kerja sama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam program media bersama HAM.
“Media itu bagian dari HAM. Media memiliki peran penting dalam pengawasan dan edukasi tentang pemeliharaan serta penghormatan hak asasi manusia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sukri menilai perbedaan pandangan merupakan dinamika yang wajar dalam dunia media dan tidak seharusnya berujung pada konflik. Justru, perbedaan tersebut menjadi kekuatan dalam membangun profesionalisme.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan komitmen MSI Group terhadap pengembangan SDM wartawan, baik dari sisi kompetensi maupun jenjang karier.
“MSI Group akan selalu memberikan apresiasi bagi wartawan yang bergabung. Tujuan kita jelas, mencetak wartawan yang profesional,” tegasnya.
Sebagai bentuk konkret, perusahaan merencanakan program pengembangan dengan menempatkan wartawan muda di Jakarta selama tiga bulan guna menambah wawasan dan pengalaman. Selain itu, seluruh wartawan juga didorong mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Kompetensi akan meningkatkan kualitas, memperluas jaringan, dan berdampak pada kesejahteraan. Di era digital, kita harus bergerak cepat, namun tetap berpegang pada kode etik jurnalistik,” pungkasnya.
Melalui rangkaian program tersebut, MSI Group berharap nilai-nilai Ramadan dapat menjadi fondasi dalam membangun profesionalisme dan daya saing media di tengah tantangan industri digital.
