Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Harum Target Nol Desa Tertinggal, Infrastruktur Empat Desa di Bongan Jadi Prioritas
    Diskominfo Kaltim

    Harum Target Nol Desa Tertinggal, Infrastruktur Empat Desa di Bongan Jadi Prioritas

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 17, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Jalur perbaikan di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bongan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan tidak ada lagi desa berstatus tertinggal pada tahun ini. Fokus perhatian kini tertuju pada tiga desa di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), yakni Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung, yang hingga kini masih menyandang status desa tertinggal.

    Ketiganya berada tak jauh dari kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sementara satu desa tetangga, Lemper, baru saja naik status menjadi desa berkembang. Meski demikian, keempat desa tersebut masih menghadapi persoalan serupa, yakni keterisolasian akibat infrastruktur jalan yang rusak dan belum memadai.

    Persoalan ini mengemuka dalam briefing awal pekan lalu saat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim melaporkan kondisi akses jalan menuju empat desa tersebut. Mendengar hal itu, Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) langsung memberikan instruksi tegas.

    “Segera lakukan kegiatan di sana, agar tidak ada lagi desa tertinggal di Kaltim,” tegas Gubernur Harum.

    Ia juga meminta perangkat daerah terkait segera melakukan koordinasi lintas sektor.

    “Bappeda, Dinas PUPR, BPKAD, Barjas dan TAPD segera kita rapatkan ini,” ujarnya.

    Gubernur menyadari kondisi fiskal daerah tahun ini tidak ringan. APBD Kaltim diproyeksikan turun drastis sekitar Rp7 triliun, dari sebelumnya Rp21 triliun menjadi Rp14,25 triliun. Namun demikian, ia menegaskan pembangunan infrastruktur dasar tetap menjadi prioritas demi pemerataan.

    Menurutnya, masyarakat Deraya, Tanjung Soke, Lemper dan Gerunggung memiliki hak yang sama untuk menikmati akses jalan yang layak seperti daerah lain di Kaltim.

    Perbaikan jalan diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan skor Indeks Desa Membangun (IDM). Dengan akses yang lebih baik, status desa tertinggal diharapkan dapat naik menjadi desa berkembang, sehingga Kaltim benar-benar bebas dari desa tertinggal.

    Adapun jarak antar desa tersebut relatif berdekatan. Dari Gerunggung ke Tanjung Soke sekitar 5 kilometer, Tanjung Soke ke Deraya 10 kilometer, dan Deraya menuju Gerunggung maupun Lemper sekitar 10 kilometer, dengan total panjang sekitar 25 kilometer.

    Sebagai informasi, dari total 841 desa di Kaltim, sebagian besar telah berstatus mandiri, maju, dan berkembang. Tahun ini tersisa tiga desa tertinggal dan tidak ada lagi desa yang berstatus sangat tertinggal.

     

    Bongan Gubernur Kaltim Pemprov Kaltim Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.