
Insitekaltim, Samarinda – Keberadaan Teras Samarinda dinilai memiliki dampak ekonomi berkelanjutan bagi Kota Samarinda, terutama dalam mendorong perputaran ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi, usai kegiatan di Sekretariat DPRD Kota Samarinda Jalan Basuki Rahmat, Jumat, 6 Februari 2026.
Iswandi menilai, penambahan anggaran untuk pengembangan Teras Samarinda masih relevan selama memberikan multiplier effect nyata bagi perekonomian kota.
“Kalau kami dari Komisi II, misalnya ada penambahan Rp7 miliar, saya melihat multiplier effect PAD bagi Kota Samarinda. Anggap Rp7 miliar dianggarkan, Teras Samarinda jadi bagus, pasti banyak wisatawan dari Balikpapan, Bontang datang ke sini,” ujar Iswandi.
Menurutnya, kedatangan wisatawan otomatis memicu aktivitas ekonomi di berbagai sektor, mulai dari kuliner, parkir, hingga pelaku usaha kecil di sekitar kawasan Tepian Mahakam.
“Mereka datang pasti makan, parkir, itu kan menambah penghasilan juga. Multiplier effect-nya kena. Jadi kalau ada investasi jangan dilihat investasinya saja, buang-buang duit atau tidak, tapi multiplier effect-nya ada atau tidak,” tegasnya.
Ia menambahkan, Teras Samarinda memiliki potensi sebagai penggerak ekonomi rutin, bukan hanya saat event besar digelar.
“Kalau saya melihatnya Teras Samarinda itu bagus, ada multiplier effect. Mungkin kita bangun sekali, tapi setiap minggu roda ekonomi di Samarinda bergerak. Ada tambahan penghasilan, mau Rp1 miliar, Rp100 juta, kan lumayan,” ungkap Iswandi.
Teras Samarinda sendiri merupakan ruang publik di kawasan Tepian Sungai Mahakam yang kini menjadi salah satu ikon baru Kota Samarinda. Selain sebagai ruang rekreasi dan interaksi sosial, kawasan ini juga difungsikan sebagai pusat kegiatan UMKM, event budaya, serta daya tarik wisata perkotaan.
DPRD Kota Samarinda berharap pengelolaan Teras Samarinda ke depan dilakukan secara optimal dan berkelanjutan, sehingga manfaat ekonomi yang ditimbulkan benar-benar dirasakan masyarakat luas serta berdampak langsung pada peningkatan PAD kota.

