Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pasuruan»Proyek SR Rp1,19 Triliun Disorot, GM FKPPI Ajukan Mosi Tidak Percaya dan Desak Evaluasi Wali Kota Pasuruan
    Pasuruan

    Proyek SR Rp1,19 Triliun Disorot, GM FKPPI Ajukan Mosi Tidak Percaya dan Desak Evaluasi Wali Kota Pasuruan

    Rahmat FGBy Rahmat FGFebruari 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: GM FKPPI saat melakukan sidak lapangan di Pembangunan sekolah rakyat (Insitekaltim/Rahmat Ferry)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Pasuruan — Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Kota Pasuruan melayangkan mosi tidak percaya terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan.

    Mosi tidak percaya itu menyusul adanya polemik pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) senilai sekitar Rp1,19 triliun, yang saat ini tengah berjalan di wilayah setempat.

    Organisasi kepemudaan tersebut juga mendesak adanya evaluasi terhadap kepemimpinan Wali Kota Pasuruan.

    Ketua DPC GM FKPPI Kota Pasuruan Ayi Suhaya menilai, proyek dengan nilai anggaran besar tersebut seharusnya dijalankan secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

    “Kami menyampaikan mosi tidak percaya karena proyek besar ini menimbulkan banyak pertanyaan publik, mulai dari persoalan lahan hingga keterbukaan informasi pelaksana proyek. Pemerintah daerah seharusnya memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis, 5 Febuari 2026.

    Menurutnya, berbagai polemik yang muncul di lapangan membuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah menurun. Karena itu, pihaknya mendesak agar Wali Kota Pasuruan bertanggung jawab dan dilakukan evaluasi terhadap kepemimpinan daerah.

    Selain itu, GM FKPPI juga meminta pemerintah membuka dokumen perizinan serta memastikan proyek berjalan sesuai aturan, termasuk memperhatikan dampak lingkungan dan kenyamanan warga sekitar lokasi pembangunan.

    Sementara itu, pemerintah daerah menyatakan proyek SR merupakan bagian dari program pembangunan nasional, yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Pemerintah menegaskan seluruh proses pembangunan telah melalui prosedur administrasi dan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Pemerintah juga menyatakan terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat, serta siap melakukan evaluasi apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki selama pembangunan berlangsung.

    Hingga kini proyek pembangunan SR masih berjalan, sementara berbagai pihak berharap polemik yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan keterbukaan informasi agar tujuan pembangunan fasilitas pendidikan tetap dapat tercapai tanpa menimbulkan persoalan di masyarakat.

     

    Ayi Suhaya GM FKPPI Pasuruan Raya Pembangunan Proyek SR
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Proyek Besar Samarinda Habiskan Ratusan Miliar, Fraksi PDIP Ingatkan Eksekutif Jangan Lupa Perut Rakyat

    Juli 8, 2026

    Gubernur Tegaskan SDM Lokal Harus Jadi Pengelola Utama Potensi SDA Kubar

    Juli 4, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026

    Pengamat Ekonomi Khairil Anwar Minta: APBD Lebih Berpihak pada Wong Cilik

    Juni 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    R’syaJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk mengatasi tumpang…

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026

    Srikandi Merdeka Cup 2026 Jaring Talenta Timnas Putri U-17

    Juli 22, 2026

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,232 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.