Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    September 14, 2026

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    September 14, 2026

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»ARSADA Kaltim Sebut RSUD Masuk Fase Turbulensi Akibat Tekanan Regulasi dan SDM
    Diskominfo Kaltim

    ARSADA Kaltim Sebut RSUD Masuk Fase Turbulensi Akibat Tekanan Regulasi dan SDM

    AbdiBy AbdiFebruari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua ARSADA Kaltim, Martina Yulianti (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) Martina Yulianti secara terbuka menyampaikan kondisi RSUD di wilayah Kaltim yang saat ini dianggap sedang berada dalam fase kritis atau turbulensi akibat himpitan regulasi dan keterbatasan sumber daya.

    Teks: Suasana Proses Pelantikan Jajaran Pengurus ARSADA Kaltim (Insitekaltim/Abdi)

    Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya usai resmi dilantik sebagai pengurus ARSADA Kaltim di Ruang Ruhui Rahayu kantor Gubernur Kaltim, Rabu, 4 Februari 2026.

    Ia mengatakan, RSUD adalah garda terdepan sekaligus fasilitas kesehatan rujukan yang sangat strategis bagi pemerintah daerah. Keberhasilan menjaga kualitas kesehatan masyarakat di suatu daerah sangat bergantung pada sehat atau tidaknya fungsi rumah sakit milik pemerintah tersebut.

    Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa RSUD sedang berjuang keras untuk tetap tegak berdiri. Salah satu poin utama yang disoroti adalah perjuangan RSUD dalam memenuhi standar input yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

    Aturan baru mengenai rumah sakit berbasis kompetensi menuntut ketersediaan tenaga spesialis yang memadai secara jumlah dan kualitas.

    “Rumah sakit daerah ini sedang berjuang bagaimana agar kompeten. Apabila SDM spesialis tidak mencukupi, maka rumah sakit bisa dianggap tidak kompeten, dan dampaknya sangat fatal, kita akan sulit melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan,” tegas Martina.

    Lanjutnya, adanya beban ganda yang dipikul oleh manajemen RSUD. Di satu sisi, RSUD dituntut memberikan pelayanan yang cepat dan kompetitif layaknya rumah sakit swasta. Namun, sementara pihak RSUD masih terikat erat dengan regulasi perangkat daerah yang kaku dan seringkali tidak sinkron dengan kebutuhan operasional medis yang dinamis.

    Perubahan status RSUD menjadi Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) juga membawa tantangan tersendiri. Kondisi ini membuat rumah sakit kini sangat bergantung pada kebijakan teknis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) sebagai pembina utama.

    Isu krusial lain yang diangkat adalah kebijakan penghapusan tenaga non-ASN. Martina menjelaskan bahwa ketika tenaga kerja tersebut harus dibiayai melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), banyak RSUD yang mulai kewalahan secara finansial.

    “Tidak semua rumah sakit memiliki kemampuan finansial untuk membayar tenaga spesialis melalui BLUD. Ini menjadi masalah besar yang dirasakan oleh banyak teman-teman di daerah. Kami memohon kepada pemerintah daerah dan Dinkes untuk selalu mendukung kami, agar kami bisa fokus dan tenang dalam melayani rakyat Kaltim,” tambahnya.

    Menutup sambutannya, Martina mengajak seluruh jajaran pengurus ARSADA Kaltim yang baru dilantik untuk menjadikan organisasi ini sebagai wadah komunikasi yang aktif.

    Ia berharap sesama pengelola rumah sakit daerah dapat saling mengisi dan memperkuat satu sama lain dalam menghadapi masa-masa sulit beberapa tahun ke depan.

    Dukungan dari Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinkes Kaltim disebut sebagai kunci utama bagi RSUD untuk keluar dari zona turbulensi tersebut.

    ARSADA berharap pemerintah daerah memberikan atensi khusus pada pemenuhan standar input dan solusi atas keterbatasan anggaran daerah yang saat ini masih menjadi hambatan utama dalam operasional rumah sakit.

    ARSADA Kaltim Kesehatan Martina Yulianti RSUD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Luruskan Mitos Medis, Ini Bahaya Plastik Panas hingga Refleks Pencernaan

    September 1, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Festival Merah Putih Kaltim Sediakan CKG, Warga Untuk Periksa Kesehatan Dasar

    Agustus 22, 2026

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026

    Rencana Pembangunan RSUD Baru Kutai Barat, Mulai 2027 Serap Anggaran Capai Rp297 Miliar

    Agustus 2, 2026

    Cara Sederhana Menikmati Air Putih dengan Rasa yang Lebih Segar, Infused Water Jadi Pilihan

    Agustus 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda, kondisi ini…

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    September 14, 2026

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,339 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.