Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Mantapkan Transisi Ekonomi, Bidik Lumbung Pangan dan Industri Olahan
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Mantapkan Transisi Ekonomi, Bidik Lumbung Pangan dan Industri Olahan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Provinsi Kaltim, Rudy Mas'ud saat peresmian Proyek Revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 milik PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) (Ist/Humas Pemprov)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai memantapkan arah baru pembangunan ekonomi dengan menggeser ketergantungan dari sektor energi fosil ke pertanian dan industri pengolahan pangan.

    Memasuki 2026, Kaltim menargetkan diri sebagai calon lumbung pangan nasional sekaligus pusat industri berbasis hasil pertanian.

    Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyampaikan arah kebijakan tersebut saat peresmian Proyek Revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 milik PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di Bontang Kamis, 29 Januari 2026.

    Di hadapan jajaran kementerian dan pelaku industri, Rudy menegaskan Kaltim tidak ingin lagi sekadar menjadi daerah penghasil bahan mentah.

    “Kami ingin Kaltim menjadi mitra strategis dalam pengembangan wilayah pangan baru dan industri pangan nasional,” ujarnya.

    Menurut Rudy, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim menjadi pemicu percepatan transformasi tersebut. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas pemerintahan dipastikan akan mendorong lonjakan kebutuhan pangan, sehingga ketergantungan pasokan dari luar daerah dinilai tidak lagi relevan.

    “Kehadiran IKN memaksa kita untuk tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar. Kaltim harus berdiri di atas kakinya sendiri secara pangan,” tegasnya.

    Sebagai langkah konkret, Pemprov Kaltim menargetkan pencetakan sawah baru seluas 20 ribu hektare sepanjang 2026. Dari luasan tersebut, sekitar 9.500 hektare ditetapkan sebagai lahan prioritas yang akan digarap menggunakan pendekatan pertanian presisi atau smart farming.

    Pemerintah daerah menilai program ini bukan agenda jangka pendek, melainkan bagian dari strategi transisi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada pertambangan dan memperkuat sektor pertanian berkelanjutan.

    Jika berhasil, Kaltim tidak hanya memasok kebutuhan beras IKN, tetapi juga berperan menjaga stabilitas harga pangan di kawasan Indonesia Timur. Transformasi juga diarahkan ke sektor hilir.

    Di Kabupaten Kutai Kartanegara, pemerintah menyiapkan proyek hilirisasi berupa pabrik pengolahan rumput laut dan industri minyak makan. Skema ini bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus memperpanjang rantai ekonomi di dalam daerah.

    Di sisi hulu, revitalisasi industri pupuk menjadi faktor kunci. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan swasembada pangan dan hilirisasi merupakan bagian dari agenda strategis Presiden Prabowo Subianto.

    “Kita harus merevitalisasi industri pupuk, termasuk Bulog. Insyaallah Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” katanya.

    Revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 diklaim mampu meningkatkan efisiensi hingga 16 persen atau menghemat sekitar Rp200 miliar per tahun, serta menekan emisi sebesar 110 ribu ton CO₂ ekuivalen. Pemerintah menilai efisiensi ini akan berdampak langsung pada kelancaran distribusi pupuk dan peningkatan produktivitas petani.

    Meski tantangan masih besar, mulai dari infrastruktur irigasi hingga kepastian pasar, pemerintah memastikan arah kebijakan sudah jelas: membawa Kaltim dari daerah tambang menuju daerah pengolahan dan pencipta nilai tambah.

     

    Gubernur Kaltim PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026

    Gubernur Rudy Mas’ud Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Terealisasi 92,61 Persen

    Maret 30, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Kaltim Tawarkan 20 Ribu Hektare Lahan, Hilirisasi Perkebunan Didorong Lebih Agresif

    Maret 26, 2026

    Lonjakan Pasien Usai Lebaran, Gubernur Kaltim Cek Kesiapan RSUD Kanujoso Balikpapan

    Maret 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.