Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Dinkes Kaltim Larang Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Bisa Sebabkan Diare dan Penyakit Menular

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»KSB Jadi Benteng Awal Warga Hadapi Bencana, Kaltim Dorong Kesiapsiagaan Berbasis Komunitas
    Diskominfo Kaltim

    KSB Jadi Benteng Awal Warga Hadapi Bencana, Kaltim Dorong Kesiapsiagaan Berbasis Komunitas

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 28, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana posko penanggulangan bencana KSB di Kecamatan Loa Janan Ilir
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendorong penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas melalui pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB). Program ini dinilai menjadi benteng awal bagi masyarakat dalam menghadapi situasi darurat sebelum bantuan skala besar tiba di lokasi terdampak.

    Berbeda dengan pendekatan konvensional yang bertumpu pada respons pemerintah, KSB menempatkan warga sebagai aktor utama penanganan awal bencana. Masyarakat dibekali pengetahuan, keterampilan, serta struktur relawan yang siap bergerak cepat saat musibah terjadi.

    Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim Arif Maulana menyebutkan, keberadaan KSB sangat penting dalam fase awal kejadian bencana. Menurutnya, waktu awal pascabencana merupakan fase penentu keselamatan korban.

    “Dalam kondisi darurat masyarakat tidak bisa menunggu terlalu lama. KSB hadir untuk menjawab kebutuhan cepat itu, mulai dari evakuasi, pertolongan awal, hingga pemenuhan kebutuhan dasar,” ujar Arif di Samarinda Selasa, 27 Januari 2026.

    Selain berfungsi sebagai pusat koordinasi warga, KSB juga dipersiapkan sebagai lumbung logistik mandiri. Dengan sistem ini, kebutuhan dasar seperti makanan, perlengkapan darurat, dan tempat penampungan sementara dapat segera dimanfaatkan oleh warga terdampak.

    Hingga kini, tercatat sebanyak 14 Kampung Siaga Bencana telah terbentuk di Kaltim. Lokasinya tersebar di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi, antara lain Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Barat, dan Kutai Kartanegara.

    Keberadaan KSB tersebut telah berkontribusi nyata dalam berbagai kejadian, mulai dari penanganan kebakaran permukiman hingga membantu pencarian korban kecelakaan di perairan.

    Arif menjelaskan, pembentukan KSB tidak dilakukan secara merata di seluruh desa, melainkan melalui pemetaan risiko bencana. Salah satu syarat utama adalah adanya unsur relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang aktif di wilayah tersebut.

    Relawan Tagana dibekali kemampuan dasar seperti pengelolaan dapur umum, pendirian tenda darurat, serta pemberian dukungan psikososial bagi penyintas bencana.

    Pemprov Kaltim juga secara berkala melakukan evaluasi kinerja relawan. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka yang bersifat sukarela, pemerintah memberikan tali asih.

    “Tanpa mereka, penanganan awal bencana akan jauh lebih lambat. Tagana dan KSB adalah kekuatan sosial yang tumbuh dari masyarakat dan untuk masyarakat,” pungkas Arif.

     

    Arif Maulana Dinsos Kaltim Kampung Siaga Bencana (KSB)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menyita uang senilai Rp57,45 miliar…

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Dinkes Kaltim Larang Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Bisa Sebabkan Diare dan Penyakit Menular

    Mei 20, 2026

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026
    1 2 3 … 3,098 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.