Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Bugar, Olahraga Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Juni 17, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Serapan Anggaran Dishub hingga Isu Parkir dan ODOL Jadi Fokus Evaluasi DPRD Samarinda
    DPRD Samarinda

    Serapan Anggaran Dishub hingga Isu Parkir dan ODOL Jadi Fokus Evaluasi DPRD Samarinda

    Andika SaputraBy Andika SaputraJanuari 13, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda melalui Komisi III melakukan evaluasi terhadap realisasi anggaran Dinas Perhubungan (Dishub) Tahun Anggaran 2025. Evaluasi tersebut menitikberatkan pada efektivitas pelaksanaan program serta kesiapan perencanaan kegiatan untuk tahun 2026.

    Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan, evaluasi dilakukan dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dishub Kota Samarinda. Dalam forum tersebut, dibahas realisasi fisik dan keuangan anggaran 2025, sekaligus usulan program dan kegiatan untuk tahun anggaran berikutnya.

    Dari total anggaran Dishub 2025 sekitar Rp115 miliar, realisasi keuangan tercatat mencapai kurang lebih Rp108 miliar. Sementara sekitar Rp7 miliar belum terserap, yang disebabkan oleh pengurangan nilai kontrak serta sejumlah kegiatan yang belum rampung.

    “Yang kami bahas adalah progres penggunaan anggaran tahun 2025 realisasinya serta usulan kegiatan di tahun 2026. Dari anggaran sekitar Rp115 miliar yang terserap kurang lebih Rp108 miliar, sisanya karena ada kegiatan yang belum selesai dan sisa nilai kontrak,” ujarnya Selasa, 13 Januari 2026.

    Menurutnya, sisa anggaran tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar perencanaan ke depan lebih matang, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan optimal dan tidak mengganggu pelayanan publik di sektor perhubungan.

    Selain persoalan anggaran, Komisi III DPRD Samarinda juga menyoroti sejumlah isu transportasi yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Mulai dari penataan parkir, kendaraan over dimension over loading (ODOL), hingga potensi kemacetan yang diperkirakan meningkat seiring rencana pembukaan kembali Pasar Pagi Samarinda.

    “Kami meminta Dishub menyampaikan formulasi penanganan, baik jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk persoalan parkir dan ODOL yang selama ini sulit dideteksi tanpa dukungan alat uji yang memadai,” jelas Deni.

    Ia juga menyinggung kondisi lalu lintas di kawasan Simpang Gunung Lingai yang dinilai belum sepenuhnya terurai. Penyempitan jembatan serta masih adanya pelanggaran rambu lalu lintas, meski telah dipasang pembatas permanen, menjadi faktor penyebab kemacetan di lokasi tersebut.

    Di sisi lain, Deni melihat adanya potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor transportasi sungai. Salah satunya melalui penataan tambatan kapal dan pelabuhan di kawasan Harapan Baru. Saat ini, pendapatan dari sektor tersebut mencapai sekitar Rp80 juta per bulan atau hampir Rp1 miliar per tahun.

    “Jika dilakukan penertiban bui-bui dan rehabilitasi fasilitas tambatan secara menyeluruh, ini bisa menjadi sumber PAD yang cukup signifikan bagi Kota Samarinda,” pungkasnya.

    Komisi III DPRD Kota Samarinda menegaskan akan terus melakukan pengawasan serta mendorong koordinasi lintas perangkat daerah, agar seluruh program perhubungan berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu menjawab persoalan pelayanan publik sekaligus meningkatkan PAD ke depan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Samarinda Bangun PLTSa, DPRD Pertanyakan Nasib 10 Insinerator yang Sudah Dibeli

    Juni 9, 2026

    Penataan SKM Kini Berpayung Hukum, Bangunan di Bantaran Ditertibkan Bertahap

    Juni 9, 2026

    Sempadan Sungai Bisa Atasi Banjir, DPRD Masih Cari Celah Kewenangan

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Bugar, Olahraga Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

    R’syaJuni 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang semakin padat, olahraga menjadi salah satu cara yang…

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Sangkulirang-Mangkalihat Selangkah Lagi Jadi Geopark Nasional

    Juni 17, 2026

    Instansi Diminta Siapkan Data Dukung untuk Evaluasi SAKIP Berbasis AI

    Juni 17, 2026
    1 2 3 … 3,151 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.