Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Modal KTP dan Pola Pikir, Ebo Ajak Peserta EU Bangun Bisnis dari Otak Kanan
    Samarinda

    Modal KTP dan Pola Pikir, Ebo Ajak Peserta EU Bangun Bisnis dari Otak Kanan

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 19, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengusaha traveling, Among Kurnia Ebo, saat menyampaikan materi dalam Pelatihan EU (Entrepreneur University)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pengusaha traveling, Among Kurnia Ebo, menegaskan bahwa keterbatasan modal bukan menjadi penghalang untuk memulai usaha maupun traveling. Menurutnya, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dapat dimaksimalkan sebagai akses awal dalam membangun bisnis, investasi, serta jejaring usaha.

    Hal tersebut disampaikan Ebo saat menjadi pemateri dalam Pelatihan Entrepreneur University (EU) yang digelar pada Kamis malam,18 Desember 2025.

    Kegiatan ini dikemas sebagai program pengembangan kewirausahaan untuk membekali peserta dengan pemahaman praktis membangun bisnis, baik bagi pemula maupun pelaku usaha yang ingin berkembang.

    “Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak lagi terpaku pada modal uang, tetapi mampu melihat peluang dari akses, jaringan, dan ilmu yang dimiliki,” ujar Ebo.

    Ia menjelaskan, konsep bisnis berbasis KTP yang disampaikannya meliputi pemanfaatan akses perbankan secara produktif, penguatan kerja sama usaha, serta pengembangan komunitas bisnis yang telah tersebar di berbagai daerah. Pendekatan tersebut dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan memulai usaha dengan mengandalkan pinjaman modal semata.

    Selain itu, pelatihan EU juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan studi kasus nyata dari para pelaku usaha yang berhasil mengembangkan bisnis melalui diferensiasi produk serta strategi pemasaran yang sederhana namun tepat sasaran.

    “Banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkembang bukan karena modal besar, tetapi karena keberanian mencoba dan konsistensi menjalankan usaha,” jelasnya.

    Untuk memperluas wawasan peserta, materi pelatihan turut menekankan pentingnya traveling sebagai bagian dari proses belajar dan riset bisnis. Menurut Ebo, perjalanan ke berbagai daerah, bahkan hingga ke luar negeri, mampu membuka sudut pandang baru serta melahirkan ide-ide usaha yang aplikatif.

    Ia juga menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil keputusan serta konsistensi belajar sebagai kunci kesuksesan, tanpa harus terlalu bergantung pada gelar akademik.

    “Kesuksesan tidak ditentukan oleh ijazah, tetapi oleh keberanian mengambil langkah dan kemauan untuk terus belajar,” katanya.

    Lebih lanjut, Ebo berharap Pelatihan EU dapat menjadi wadah yang memperkuat jejaring antar peserta sekaligus melahirkan kolaborasi bisnis yang berkelanjutan di berbagai daerah.

    “Kami ingin EU menjadi ruang tumbuh bersama, saling mendukung, dan saling menguatkan dalam membangun usaha,” tutupnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

    April 15, 2026

    Labkesda Samarinda Terbaik Se-Indonesia, Puskesmas BLUD Dominasi Layanan Publik

    April 15, 2026

    28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.