Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pasuruan»Dialog Publik BEM Pasuruan Raya: Kritik Tajam, Respons Tegas, dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
    Pasuruan

    Dialog Publik BEM Pasuruan Raya: Kritik Tajam, Respons Tegas, dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

    Rahmat FGBy Rahmat FGOktober 19, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Pasuruan – Dialog publik antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pasuruan Raya bersama Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat berlangsung panas namun produktif, kemarin di Auditorium Mpu Sendok, Kantor Pemkab Pasuruan.

    Mengusung tema “Menjala Asa di Balik Panggung Gemerlap Hari Jadi ke-1096 Kabupaten Pasuruan,” forum ini menjadi ajang adu argumentasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah terkait arah pembangunan dan efisiensi penggunaan anggaran publik.

    Ketua BEM Pasuruan Raya, M. Ubaidillah Abdi, membuka forum dengan kritik tajam terhadap pola pemerintahan yang dinilainya terlalu menonjolkan sisi seremonial ketimbang substansi kesejahteraan.

    “Pemerintah jangan hanya sibuk dengan pesta hari jadi, tapi juga memastikan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur benar-benar dirasakan rakyat,” tegas Ubaidillah, Minggu, 19 Oktober 2025.

    Ia menekankan bahwa mahasiswa bukan sekadar pengkritik, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menjaga idealisme dan mendorong kemajuan Pasuruan.

    Menanggapi kritik tersebut, Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa perayaan Hari Jadi ke-1096 bukan sekadar pesta, tetapi bagian dari strategi branding daerah dan pemulihan ekonomi rakyat.

    “Pemerintah tidak boros. Kegiatan hari jadi punya multiplier effect besar, terutama bagi pelaku UMKM, sektor parkir, dan pedagang kecil,” jelasnya.

    Rusdi juga mengungkapkan bahwa Pemkab menolak tawaran sponsor swasta senilai Rp1 miliar per malam demi memberi panggung bagi pelaku UMKM lokal. Ia menyebut perayaan kali ini memang belum sempurna, namun menjadi momentum refleksi dan promosi potensi daerah.

    Dalam pemaparannya, Rusdi menegaskan bahwa 300 dari 1.227 sekolah rusak berat telah diperbaiki, dan pada 2026 mendatang 33 puskesmas induk akan beroperasi 24 jam untuk memperluas akses layanan kesehatan.
    Untuk sektor infrastruktur, pemerintah akan menerapkan rigid pavement (jalan beton) di wilayah rawan banjir serta paving tebal di daerah perbukitan dengan target usia jalan minimal tujuh tahun.

    “Pembangunan itu sederhana: layanan publik harus prima. Kalau jalan, sekolah, dan puskesmas berfungsi baik, rakyat pasti merasakan manfaatnya,” tegas Bupati Rusdi.

    Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat menyoroti tantangan fiskal tahun depan akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat dan kewajiban membayar gaji 3.600 tenaga P3K baru.

    “Kami bersama Mas Bupati berkomitmen menyusun APBD yang benar-benar berpihak pada rakyat. Fokus tetap pada pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar,” ujar Samsul.

    Ia juga menambahkan bahwa kini proses penyusunan program antara eksekutif dan legislatif telah terintegrasi secara digital melalui SIPD Nasional, agar pembangunan berjalan transparan dan efisien.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Rusdi menegaskan pentingnya sinergi tripartit antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Ia mengungkapkan rencana penerbitan Perda Local Wisdom, yang mengatur kewajiban perusahaan besar mempekerjakan minimal 80 persen tenaga kerja lokal.

    “Kita akan pastikan perusahaan besar seperti Cimory dan Pocari Sweat juga berkontribusi sosial di Pasuruan, bukan di luar daerah,” ujarnya.

    Pemkab Pasuruan juga tengah menyiapkan Perda CSR (Corporate Social Responsibility) agar tanggung jawab sosial perusahaan lebih terukur dan langsung dirasakan masyarakat.

    Menjawab pertanyaan mahasiswa terkait peran generasi muda, Rusdi memaparkan rencana pendirian Pasuruan Creativity Center (PCC) — lembaga pelatihan vokasi dan wirausaha muda meniru model Malang Creative Center (MCC). PCC akan menyediakan pelatihan otomotif, pengelasan, komputer, dan manajemen bisnis. Pemerintah juga menyiapkan akses kredit usaha bunga rendah 6 persen serta legalitas usaha bagi UMKM muda.

    “Kesuksesan bukan soal sistem, tapi mentalitas. Pemerintah memfasilitasi, tapi kerja keras dan integritas menentukan hasil,” pesan Rusdi.

    Di akhir forum, Moderator Melinda Maharani menyimpulkan bahwa arah pembangunan Pasuruan ke depan akan difokuskan pada pelayanan publik, pemberdayaan pengusaha muda, dan penguatan ekonomi lokal.

    Bupati Rusdi menutup dengan menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan kolaborasi, sementara Ketua DPRD Samsul Hidayat mengundang mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi langsung ke lembaganya. “Kalau dulu sainganmu sedikit, sekarang seluruh dunia pesaingmu. Tapi kalau niatmu kuat dan manfaatmu nyata, Pasuruan akan maju bersama generasi mudanya,” pungkas Bupati Rusdi.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    DPRD dan Kejari Pasuruan Perkuat Sinergi Hukum Demi Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel

    Maret 3, 2026

    Udeng dan Kaweng Tengger Dikukuhkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional

    Februari 27, 2026

    Selama Ramadan, Wali Kota Pasuruan Pastikan Stok Bahan Pokok Aman dan Harga Terkendali

    Februari 20, 2026

    RSUD Grati Luncurkan Smart Operating Theatre, Layanan Bedah Kian Aman dan Terintegrasi

    Februari 19, 2026

    Jelang Ramadan 1447 H, Ketua DPRD Pasuruan Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Kebersamaan

    Februari 18, 2026

    Sambut Ramadan dan Hari Jadi Kota, Dispendikbud Pasuruan Gelar Lomba Mewarnai Anak TK

    Februari 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.