Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Pariwisata»Lakeview, Eks Lokasi Tambang yang Kini Jadi Masa Depan Wisata Kaltim
    Pariwisata

    Lakeview, Eks Lokasi Tambang yang Kini Jadi Masa Depan Wisata Kaltim

    SittiBy SittiAgustus 19, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dragon Slide wahana pengunjung Lakeview yang langsung menghadap ke danau
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar– Bersama teman saya, Jurnalis Narasi.co Ira, kami berkesempatan mengunjungi Lakeview Samboja. Perjalanan ini terasa spesial karena kami langsung dibawa oleh CEO MSI Group Mohammad Sukri, untuk melihat dari dekat wisata baru yang sedang ramai diperbincangkan.

    Teks: Panorama danau hijau Lakeview Samboja, bekas tambang yang kini berubah jadi destinasi wisata populer di Kukar

    Dari Samarinda, kami menempuh jalur darat melewati Palaran, Sanga-Sanga hingga Muara Jawa. Hampir tiga jam perjalanan, memperlihatkan pemandangan khas hutan, permukiman, hingga kolam bekas tambang. Saat melewati Jembatan Dondang yang panjangnya 840 meter, suasana terasa semakin berbeda menjelang Samboja.

    Namun, sesampainya di area wisata, kami sempat mengeluhkan akses masuk menuju Lakeview yang masih berupa jalan tanah. Jika hujan, jalannya pasti licin dan berbahaya. Malam hari pun kemungkinan akan gelap karena minim penerangan. Hal-hal kecil seperti ini cukup mengurangi kenyamanan, meski suasana di dalam kawasan wisata cukup ramai.

    Begitu memasuki, Lakeview lelah perjalanan kami langsung terbayar. Bekas tambang seluas 11 hektare ini kini jadi danau hijau yang dikelilingi bukit. Dari atas, kilau airnya cukup menawan, apalagi saat terkena cahaya matahari sore.

    Wahana di Lakeview cukup banyak, tapi yang paling menarik perhatian tentu saja Dragon Slide. Saya dan Ira memberanikan diri naik. Dari atas, sempat ada rasa takut melihat langsung ke arah danau.

    Begitu meluncur, tubuh serasa melayang, angin kencang menyapu wajah, dan teriakan spontan keluar. Ira bahkan menjerit sepanjang lintasan, lalu tertawa kencang ketika sampai di bawah. Deg-degan, tapi juga nagih. Sensasi yang susah dilupakan.

    Selain itu, ada juga Rainbow Slide, Dream Castle, Skydeck, hingga bioskop VR. Hampir semua wahana didesain instagramable, cocok untuk pengunjung muda yang ingin berburu konten.

    Sukri, CEO MSI Group yang mendampingi perjalanan, ikut memberi catatan. Ia menyebut masih ada pembatasan akses ke beberapa titik destinasi sehingga pengalaman wisata terasa belum maksimal. Soal makanan, ia berujar rasa dan pilihan menu di foodcourt masih kurang “worth it”

    “Tapi kalau ini bisa terus diperbaiki, Lakeview punya potensi besar jadi ikon wisata baru di Kaltim,” ujarnya.

    Kunjungan kami bertepatan dengan HUT RI ke-80. Diskon tiket masuk 30 persen, bendera merah putih kecil terpasang di beberapa sudut, menambah nuansa nasionalisme di tengah keramaian. Selain wahana, Lakeview juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. Banyak warga Samboja kini bekerja di sini, sementara sebagian lain membuka warung makanan dan kios kecil di sekitar area wisata. Kehadiran Lakeview benar-benar membuka peluang baru di daerah yang sebelumnya hanya menyisakan lubang tambang.

    Lokasinya cukup strategis, hanya delapan menit dari pintu Tol Balikpapan–Samarinda. Harga tiket masuk mulai Rp25 ribu di hari biasa dan Rp35 ribu di akhir pekan. Ada juga tiket terusan untuk menikmati beberapa wahana sekaligus.

    Menjelang sore, kami memutuskan pulang lewat Tol Balikpapan–Samarinda, perjalanan lebih cepat dan nyaman. Di perjalanan, kami sudah berencana menginap semalam di Hotel Bellin Swiss, salah satu hotel yang nyaman di kota ini.

    Teks: Senja di Balikpapan dengan pemandangan gradasi langit jingga dan pantai yang membentang

    Setiba di Balikpapan, mobil melintasi jalanan kota yang khas dengan pemandangan gedung-gedung bertingkat berpadu dengan garis pantai. Kami sempat singgah di tepi pantai, sekadar berfoto dan menikmati pergantian langit. Warna jingga yang perlahan muncul di ufuk barat menutup perjalanan hari itu dengan nuansa hangat.

    Bagi saya dan Ira, perjalanan bersama MSI Group ini bukan sekadar liburan. Lakeview Samboja adalah bukti nyata bahwa lahan bekas tambang bisa diubah menjadi ruang produktif. Meski masih ada catatan soal akses dan fasilitas, suasana dan sensasi yang kami rasakan sudah cukup membuktikan bahwa Lakeview punya masa depan cerah sebagai destinasi wisata kebanggaan Kaltim.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Harga Tiket Tetap, Theme Park Samarinda Terapkan Tarif Weekend Selama Libur Lebaran

    Maret 24, 2026

    Wisatawan dari Berau Pilih Samarinda Theme Park untuk Libur Lebaran

    Maret 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    Ratu ArifanzaApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda Riska Wahyuningsih menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan…

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026

    Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.