Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas Tanpa Asap Rokok dan Vape
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas Tanpa Asap Rokok dan Vape

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 14, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Kesehatan menggelar seminar kesehatan bertajuk “Generasi Cerdas, Pilih Sehat: Merdeka Tanpa Asap Rokok dan Vape!” di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Kamis, 14 Agustus 2025.

    Kegiatan yang dilaksanakan Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pengendalian Penyakit ini menjadi bagian dari kampanye Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang menargetkan generasi muda bebas dari paparan asap rokok dan vape. Seminar dihadiri pelajar tingkat SMP dan SMA, organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga swadaya pemerhati kesehatan, hingga Yayasan Jantung Sehat.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya Mualimin menegaskan pentingnya langkah ini untuk melindungi kelompok usia 10–21 tahun agar tumbuh menjadi generasi emas, sejalan dengan visi “Masyarakat Kaltim Sejahtera Menuju Generasi Emas”.

    “Kita sudah memiliki Perda Nomor 5 Tahun 2017, kini diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Regulasi ini menegaskan bahwa semua fasilitas umum, seperti rumah sakit, sekolah, hingga transportasi umum, harus bebas dari asap rokok,” jelas Jaya.

    Ia mengungkapkan, rokok dan vape memiliki dampak serius terhadap kesehatan, terutama pada pembuluh darah, jantung, dan risiko stroke. Karena itu, semua pihak diundang untuk terlibat aktif, termasuk Satpol PP yang diharapkan mampu menegakkan peraturan di lapangan.

    “Kami melihat implementasi Perda Nomor 5 Tahun 2017 masih belum maksimal. Masih banyak yang merokok di angkutan kota atau area publik padahal sudah jelas dilarang. Perlu komitmen bersama untuk menertibkan, dan ke depan kita akan melakukan revisi perda agar lebih aplikatif,” tegasnya.

    Jaya juga mengajak media dan masyarakat untuk menjadi agen kampanye, terutama dalam melindungi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil dari paparan asap rokok. Ia menyoroti risiko stunting pada bayi akibat ibu hamil yang terpapar asap rokok selama masa kehamilan.

    “Ini bukan hanya masalah perokok, tapi masalah generasi masa depan. Jangan sampai anak-anak kita lahir dengan kondisi stunting gara-gara ibunya menghirup asap rokok,” ujarnya.

    Selain masalah kesehatan langsung, Jaya menekankan pentingnya kesadaran bahwa asap rokok juga merupakan bentuk polusi udara. Ia mengingatkan, kebutuhan manusia terhadap oksigen sangat vital dibandingkan kebutuhan makan dan minum.

    “Kita tidak makan, masih bisa bertahan berjam-jam. Tidak minum, masih kuat beberapa jam. Tapi tanpa udara bersih, lima menit saja kita sudah sesak. Karena itu, perokok harus sadar untuk merokok di tempat yang telah disediakan, agar orang lain tidak menjadi perokok pasif,” tegasnya.

    Melalui seminar ini, Dinas Kesehatan berharap lahir komitmen bersama untuk mengkampanyekan kawasan bebas asap rokok di seluruh fasilitas umum di Kaltim. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Jaya Mualimin KTR seminar kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    September 29, 2026

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    Juli 26, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    Juli 25, 2026

    Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien

    Juli 23, 2026

    Audit Kemenkes Ungkap Perlunya Perbaikan Tata Kelola dan Komunikasi di RSUD AWS

    Juli 22, 2026

    Alkes Belum Lengkap, Gedung Pandurata AWS Belum Bisa Layani Pasien

    Juli 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.