Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    April 21, 2026

    Kapolda Kaltim Tegaskan Aksi Terkendali, Peringatkan Penyampaian Aspirasi Harus Elegan

    April 21, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas Tanpa Asap Rokok dan Vape
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas Tanpa Asap Rokok dan Vape

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 14, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Kesehatan menggelar seminar kesehatan bertajuk “Generasi Cerdas, Pilih Sehat: Merdeka Tanpa Asap Rokok dan Vape!” di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Kamis, 14 Agustus 2025.

    Kegiatan yang dilaksanakan Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pengendalian Penyakit ini menjadi bagian dari kampanye Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang menargetkan generasi muda bebas dari paparan asap rokok dan vape. Seminar dihadiri pelajar tingkat SMP dan SMA, organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga swadaya pemerhati kesehatan, hingga Yayasan Jantung Sehat.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya Mualimin menegaskan pentingnya langkah ini untuk melindungi kelompok usia 10–21 tahun agar tumbuh menjadi generasi emas, sejalan dengan visi “Masyarakat Kaltim Sejahtera Menuju Generasi Emas”.

    “Kita sudah memiliki Perda Nomor 5 Tahun 2017, kini diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Regulasi ini menegaskan bahwa semua fasilitas umum, seperti rumah sakit, sekolah, hingga transportasi umum, harus bebas dari asap rokok,” jelas Jaya.

    Ia mengungkapkan, rokok dan vape memiliki dampak serius terhadap kesehatan, terutama pada pembuluh darah, jantung, dan risiko stroke. Karena itu, semua pihak diundang untuk terlibat aktif, termasuk Satpol PP yang diharapkan mampu menegakkan peraturan di lapangan.

    “Kami melihat implementasi Perda Nomor 5 Tahun 2017 masih belum maksimal. Masih banyak yang merokok di angkutan kota atau area publik padahal sudah jelas dilarang. Perlu komitmen bersama untuk menertibkan, dan ke depan kita akan melakukan revisi perda agar lebih aplikatif,” tegasnya.

    Jaya juga mengajak media dan masyarakat untuk menjadi agen kampanye, terutama dalam melindungi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil dari paparan asap rokok. Ia menyoroti risiko stunting pada bayi akibat ibu hamil yang terpapar asap rokok selama masa kehamilan.

    “Ini bukan hanya masalah perokok, tapi masalah generasi masa depan. Jangan sampai anak-anak kita lahir dengan kondisi stunting gara-gara ibunya menghirup asap rokok,” ujarnya.

    Selain masalah kesehatan langsung, Jaya menekankan pentingnya kesadaran bahwa asap rokok juga merupakan bentuk polusi udara. Ia mengingatkan, kebutuhan manusia terhadap oksigen sangat vital dibandingkan kebutuhan makan dan minum.

    “Kita tidak makan, masih bisa bertahan berjam-jam. Tidak minum, masih kuat beberapa jam. Tapi tanpa udara bersih, lima menit saja kita sudah sesak. Karena itu, perokok harus sadar untuk merokok di tempat yang telah disediakan, agar orang lain tidak menjadi perokok pasif,” tegasnya.

    Melalui seminar ini, Dinas Kesehatan berharap lahir komitmen bersama untuk mengkampanyekan kawasan bebas asap rokok di seluruh fasilitas umum di Kaltim. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Jaya Mualimin KTR seminar kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) bersama mahasiswa menyampaikan kritik terhadap kebijakan…

    Kapolda Kaltim Tegaskan Aksi Terkendali, Peringatkan Penyampaian Aspirasi Harus Elegan

    April 21, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026

    Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, BEM FISIP Unmul Desak Evaluasi Pemprov dan DPRD

    April 21, 2026

    Aksi di Depan Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Massa Lempari Aparat hingga AWC Diturunkan

    April 21, 2026
    1 2 3 … 3,065 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.