Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Tutup Pembahasan RPJMD, Desak Realisasi Visi-Misi Kepala Daerah
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Tutup Pembahasan RPJMD, Desak Realisasi Visi-Misi Kepala Daerah

    SittiBy SittiJuli 28, 2025Updated:Juli 28, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Panitia Khusus RPJMD DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) secara menuntaskan seluruh rangkaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

    Dalam forum paripurna ke-26 yang digelar Senin, 28 Juli 2025, DPRD mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim, agar menjabarkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program yang konkret, terukur, dan berdampak nyata.

    Ketua Panitia Khusus RPJMD DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menyampaikan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan arah strategis pembangunan daerah yang harus bisa dieksekusi secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah.

    “Visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur bukan hanya janji politik, tapi harus diterjemahkan ke dalam rencana yang operasional, menyentuh persoalan riil masyarakat, dan bisa dievaluasi secara berkala,” kata Syarifatul di hadapan forum paripurna.

    Ia menyebut bahwa selama masa kerja pansus, pihaknya mendalami dokumen RPJMD secara menyeluruh, termasuk mengkaji aspek sinkronisasi antarprogram, efektivitas kebijakan lintas sektor, dan akurasi indikator kinerja utama.

    “Hasilnya, pansus menyusun sejumlah catatan strategis agar pelaksanaan RPJMD tidak mengalami deviasi arah di tengah jalan,”pintanya.

    Salah satu sorotan penting adalah perlunya penguatan koordinasi lintas sektor dan konsistensi pelaksanaan di tingkat OPD. Pansus menilai bahwa tanpa integrasi yang baik, program prioritas rawan terhambat akibat tumpang tindih kebijakan atau lemahnya kepemimpinan teknis.

    “Sinkronisasi itu krusial. Kita tidak ingin ada program jalan di tempat hanya karena OPD bekerja sendiri-sendiri, padahal target yang dikejar seharusnya sama,” ujarnya.

    Selain itu, pansus juga memberikan perhatian terhadap sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, dan tata kelola pemerintahan. Semua aspek ini dianggap sebagai penopang utama dalam pencapaian visi Kalimantan Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

    Syarifatul menyebut bahwa dokumen RPJMD yang telah dirumuskan harus mampu menjawab tantangan pembangunan di tengah dinamika nasional, termasuk pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), peningkatan investasi, dan percepatan pembangunan wilayah perbatasan.

    “RPJMD ini harus berpijak pada realitas Kalimantan Timur hari ini, tapi juga punya orientasi jangka panjang. Kita tidak bisa bicara visi besar tanpa memastikan kesiapan sumber daya manusianya,” katanya.

    Pansus juga mendorong peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan RPJMD di lapangan. DPRD menilai bahwa tanpa sistem monitoring yang kuat dan akuntabel, arah pembangunan bisa melenceng dari target awal.

    “Pelaksanaan rencana ini harus dikawal ketat. Evaluasi berkala bukan hanya formalitas, tapi menjadi alat untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang digunakan menghasilkan manfaat,” tambahnya.

    Dalam forum yang sama, pansus juga menyampaikan harapan agar RPJMD menjadi pedoman kerja bukan hanya bagi eksekutif, tetapi juga menjadi acuan penganggaran, pengawasan, dan penilaian capaian kinerja lintas periode.

    Syarifatul mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Timur, untuk menjaga semangat kolaborasi dalam menyukseskan RPJMD, yang telah dibahas secara kolektif oleh legislatif dan eksekutif.

    “Semoga RPJMD ini benar-benar menjadi kompas pembangunan yang tidak hanya menatap lima tahun ke depan, tetapi meletakkan fondasi jangka panjang untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat Kalimantan Timur,” tukasnya.

    OPD RPJMD Syarifatul Syadiah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026

    Harum Tegaskan Belanja OPD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    Juni 23, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta dunia pendidikan tidak hanya berorientasi pada…

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.